Terawan Menolak, Doni Monardo Layak Jadi Dubes RI untuk Spanyol
Foto : Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo

Jakarta, HanTer - Pemerhati pemerintahan Andrea H. Poeloengan menyatakan mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo layak menjadi Duta Besar Indonesia untuk Spanyol.

Andrea dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, (26/5) menyebutkan sejumlah prestasi Doni Monardo dapat membuat keberadaan Doni Monardo bisa berdampak positif bagi hubungan bilateral Indonesia dengan Spanyol.

Mantan anggota Kompolnas itu pun menjelaskan sejumlah prestasi itu di antaranya mengatasi lahan gundul, mencegah potensi konflik, hingga melakukan pencegahan kebakaran hutan.

"Doni memiliki prestasi di bidang pencegahan-penyelesaian konflik dan bencana. Kemampuan tersebut mungkin bermanfaat bagi Spanyol yang sedang menghadapi situasi dinamis dari Catalonia," kata Andrea.

Rekomendasi usulan Poeloengan juga didasari oleh latar belakang akademis Doni Monardo yang dinilai cukup mumpuni untuk menjadi seorang Duta Besar. Anugerah doktor kehormatan yang diterimanya dari IPB University, membuat Doni Monardo pasti lebih mudah berinteraksi di kancah internasional.

Andrea pun meyakini hubungan Indonesia dengan Spanyol akan makin kuat jika Doni Monardo menjadi Duta Besar Indonesia di Spanyol.

Selain memperkuat kerja sama perdagangan, dia berharap Doni Monardo dikutip Antara mampu mengembangkan pembinaan sepak bola antara Indonesia (Maluku-Maluku Utara) dan Akademi Sepak Bola Barcelona dan Real Madrid di Spanyol.

"Saya berharap jika Doni Monardo menjadi wakil pemerintah Indonesia di Spanyol, kerja sama dalam bidang pertahanan dan perdagangan akan makin diperkuat dan dikembangkan," ujarnya.

Sebagai warga Bogor, Andrea mengatakan bahwa Doni Monardo ikut berjasa dalam menghijaukan kembali bumi Buitenzorg.

Bersama dengan Paguyuban Budi Asih, dia mengakui Doni Monardo aktif mendorong gerakan penghijauan di Kota Bogor.

"Berbicara soal Letjen TNI Doni Monardo, sebagai warga Kota Bogor, kami tentu tidak akan pernah lupa," kata Andrea.