Pilpres 2024: Puan-Muhaimin Atau Muhaimin-AHY
Foto :

Jakarta, HanTer - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka kemungkinan akan berkoalisi dengan PDIP untuk menyandingkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Puan Maharani.

Wakil Ketua Umum PKB Jaziliul Fawaid menyatakan bahwa partainya akan menawarkan konsep koalisi atau poros baru dengan istilah Poros Harapan Baru di Pilpres 2024.

Jazilul Fawaid juga mengatakan partainya mewacanakan menduetkan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Jazilul mengatakan wacana tersebut muncul, setelah dirinya mendapatkan masukan dari sejumlah pihak terkait kemungkinan mengusung Gus AMI-AHY dalam Pilpres 2024.

"Saya pikir ini opsi yang bagus juga, lebih fresh, duet sipil-militer, religius-nasionalis. Namun semua itu tergantung respons dari masyarakat,” kata Jazilul dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis.

Selain itu, dia mengatakan, terkait kemungkinan duet Gus AMI dengan Ketua DPR Puan Maharani yang sebelumnya sempat mencuat, hal tersebut baru sekadar wacana.

Kans Besar

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan selaku Ketua Umum Partai Golkar, sosok Airlangga Hartarto memiliki kans besar untuk maju di Pilpres 2024.

"Yang jelas, Airlangga Hartarto sudah punya otoritas tiket (ikut kontestasi Pilpres 2024). Ketua umum itu sudah memiliki kans menjadi calon presiden (capres). Ketua umum dipersiapkan untuk tiket capres atau cawapres," kata Pangi di Jakarta, Kamis (3/6/2021).

NasDem-Golkar 

Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR RI Saan Mustofa menilai apabila partainya berkoalisi dengan Partai Golkar pada Pemilu 2024 sudah bisa untuk mengusung pasangan calon presiden-calon wakil presiden.

"Koalisi Golkar dan NasDem sudah cukup untuk mengusung pasangan calon presiden. Itu sudah lebih dari 20 persen syarat gabungan parpol mengajukan capres," kata Saan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Dia mengakui NasDem menjalin komunikasi intensif dengan Golkar karena keduanya memiliki persamaan platform partai dan historis.