Pasca Libur Lebaran, Zona Merah Covid-19 Bertambah  
Foto : Ilustrasi Covid-19. (pixabay)

JAKARTA – Satgas Penananan Covid-19 menyebut daerah dengan risiko penularan tinggi (zona merah) meningkat. 

"Ini adalah perkembangan yang tidak diharapkan. Karena semakin banyak kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki risiko penularan tingkat sedang dan tinggi," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan tulis, Sabtu (5/6/2021).

Menurutnya, pada perkembangan risiko terhitung 30 Mei 2021, zona merah naik dari 10 menjadi 13, zona oranye (risiko sedang) naik dari 302 menjadi 322 dan zona kuning (risiko rendah) menurun dari 194 menjadi 171 kabupaten/kota. Sementara zona hijau masih tetap tujuh kabupaten/kota dan tidak ada kasus baru. 

Ia mnyebutkan penambahan zona merah terjadi karena kontribusi Sembilan kabupaten/kota yang berpindah saat libur lebaran 2021. Daerah ini didominasi dari Sumatera. Rinciannya adalah Bengkulu Utara, Kota Solok, Pasaman Barat, Solok, Kota Prabumulih, Dairi, Kota Batam, Melawi dan Kudus. 

Ia mengatakan perpindahan ke zona merah menunjukkan penanganan di wilayah itu harus segera diperbaiki. Ia juga minta kesiagaan pemerintah daerah hingga ke kabupaten/kota sangat dibutuhkan. 

Alasannya, saat ini Indonesia berada dalam potensi lonjakan akibat libur lebaran 2021. Penanganan yang baik akan membuat potensi kenaikan bisa ditekan. (*/yp)