Jika Pemilu Dilakukan Saat Ini: PAN dan PPP Tinggal Sejarah, Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen

Anugrah
Jika Pemilu Dilakukan Saat Ini: PAN dan PPP Tinggal Sejarah, Tidak Lolos Ambang Batas Parlemen
Ilustrasi

Jakarta, HanTer - Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) juga mengukur elektabilitas partai politik dalam kontestasi pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Tak hanya mengukur elektabilitas calon presiden di Pemilu 2024 mendatang.

Dari 16 partai politik yang dimasukkan dalam survei tersebut, hanya tujuh parpol yang elektabilitasnya sudah melewati ambang batas parlemen atau Parlementiary Treshold (PT). Dalam hal ini, ambang batas tersebut sebesar 4 persen jika merujuk pada UU sebelumnya. 

"Jika pemilu dilakukan saat ini, elektabilitas PDI Perjuangan (19,6 persen), Partai Gerindra (14,9 persen), Partai Golkar (10,4 persen)," kata Direktur Eksekutif ASI Ali Rifan dikutip Kamis (10/6).

Selanjutnya disusul oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebesar (9,7 persen), Partai Demokrat (7,9 persen), Nasdem (6,7 persen), dan PKS sebesar (5,2 persen). 

Dalam survei ini, terdapat dua parpol lama yang tak lolos ambang batas parlemen jika Pemilu 2024 dilakukan saat ini. 

"PAN dan PPP, kedua partai politik itu elektabiltas sama-sama 3,1 persen," ujarnya.