Polda Metro: Manajemen McD Minta Maaf Soal Kerumunan Promo BTS Meal

Danial
Polda Metro: Manajemen McD Minta Maaf Soal Kerumunan Promo BTS Meal
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

Jakarta, HanTer - Kerumunan di sejumlah gerai McDonald's, imbas promo BTS Meal tengah diselidiki polisi. Pihak manajemen sejumlah gerai McD yang terjadi kerumunan pun telah dimintai klarifikasi.

"Sudah ada beberapa polsek-polsek, polres mengundang klarifikasi manajemen gerai untuk diambil keterangannya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Klarifikasi sejumlah manajemen McDonald's itu, telah terjadi pada Rabu (9/6). Yusri menuturkan, pihak McDonald's telah menyampaikan permintaan maaf perihal adanya kerumunan imbas promo BTS Meal tersebut.

"Hasilnya, ada beberapa gerai juga secara manajemennya minta maaf atas kejadian tersebut, dan akan memperbaiki aplikasi tersebut bagaimana menghindarinya kerumunan seperti yang terjadi kemarin," terang Yusri.

Terkait dugaan pelanggaran pidana yang terdapat dari kerumunan tersebut, Yusri belum memerinci. Dia mengucapkan, proses penyelidikan kerumunan itu masih berlangsung.

"Kita klarifikasi preventif dulu. Nanti kita sambil lihat hasilnya. Klarifikasi kan masih kita ambil keterangan dulu dan mereka mengakui minta maaf," jelas Yusri.

Diberitakan sebelumnya, promo BTS Meal menciptakan sejumlah kerumunan di beberapa gerai McDonald's di Jakarta. Pengelola McDonald's pun akan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

"(Pengelola) akan diundang untuk diklarifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (9/6/2021).

Pihak pengelola akan dimintai keterangan perihal promo hingga menghadirkan kerumunan yang terjadi di beberapa gerai tersebut. Sejauh ini pihak kepolisian bekerja sama dengan Satpol PP telah melakukan penindakan kepada gerai McDonald's yang ada kerumunan tersebut.

"Yang penting kita udah cegat dulu, preventif kita bubarkan dulu mereka kemudian tutup, segel dia punya Mcd. Aplikasinya juga suruh tutup, sambil berjalan kita menunggu kelanjutannya seperti apa," ulas Yusri.

Terkait kerumunan sejumlah McDonald's di beberapa daerah di Jakarta dan sekitarnya, Yusri menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah tegas. Sejauh ini teguran dari Satpol PP kepada pengelola McDonald's di beberapa lokasi kerumunan tersebut pun telah diberikan.

"Langkah-langkah yang kita lakukan, memberikan imbauan ke masyarakat yang berkerumun tetap melaksanakan protokol kesehatan. Buat surat teguran juga kepada pihak McDonald's. Kita minta pengelolanya di situ untuk menutup aplikasi. Kemudian supaya tidak terjadi kerumunan lagi kita tutup pintu masuk gerbang gerai tersebut. Sekarang ditangani Pol PP yang lakukan penyegelan," tambah Yusri.