Minta Vonis Bebas, Begini Sanggahan Habib Rizieq atas Tuntutan Kasus RS UMMI

yp
Minta Vonis Bebas, Begini Sanggahan Habib Rizieq atas Tuntutan Kasus RS UMMI
Habib Rizieq Shihab. (tangkapan layar youtube front tv)

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab minta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis bebas bagi dirinya. 

"Agar Majelis Hakim yang mulia memutuskan untuk saya dan Habib Hanif Alatas dan dr. Andi Tatat dengan vonis bebas murni. Dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan. Dikembalikan nama baik dan kehormatan. Terima kasih," katanya membacakan pleidonya, Kamis (10/6/2021). 

Melalui pleidoi atau nota pembelaan, Habib Rizieq menyanggah semua tuntutan Jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tes swab RS UMMI Bogor. 

Ia menyebut tidak tepat soal Pasal 14 Ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang disangkakan kepadanya.  Dengan sendirinya ia menganggap tuntutan 6 tahun penjara yang diajukan JPU  tidak bisa diterima.

"Ayat ini jelas menggunakan kata menyiarkan bukan menyatakan seehingga terdakwa tidak memenuhi unsur menyiarkan dalam ayat ini karena terdakwa tidak pernah melakukan penyiaran," kata Habib Rizieq Shihab. 

Ia menyebut saat dirawat di RS UMMI pada November 2020 bukan kebohongan apalagi membuat keonaran. Sebaliknya, pernyataan sehat meski tes PCR terkonfirmasi Covid-19 semata untuk menepis kabar bohong yang menyebutkan ia dalam keadaan kritis.

"Saat itu belum ada hasil tes Swab PCR yang menyatakan bahwa terdakwa terkonfirmasi Covid-19, sehingga terdakwa tidak menyiarkan unsur menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dalam ayat ini," kata Ha ib Rizieq. 

Ia juga membantah menghalangi pelaksanaan penaggulangan wabah karena tidak pernah melakukannya. 

Habib Rizieq mengatakan 
tidak melarang Satgas Covid-19 Kota Bogor untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Wali Kota Bogor dan Satgas Covid bisa kapan saja datang melihatnya. .

Ia juga menyebutkan RS UMMI Bogor dan keluarga tidak pernah mencegah, menghalang-halangi, atau menggagalkan tindakan pejabat menjalankan UU.

Habib Rizieq juga menyebut  antara dia dan dua terdakwa kasus RS UMMI Bogor, yakni dr Andi Tatat dan Hanif Alatas tidak ada persengkongkolan. (*/yp)