Tak Hadir Dipanggil Komnas HAM, Wakil Ketua KPK Keberatan Disebut Mangkir

yp
Tak Hadir Dipanggil Komnas HAM, Wakil Ketua KPK Keberatan Disebut Mangkir
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. (instagram official.kpk)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron, keberatan disebut mangkir saat pemimpin KPK tak memenuhi panggilan Komisi Nasional (Komnas) Hak Azazi Manusia (HAM). Ia beralasan tujuan pemanggilan belum jelas.

“Mohon klarifikasi, KPK tak mangkir,” ujarnya usai memenuhi panggilan Ombudsman, Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, frasa mangkir artinya seseorang yang mendapat panggilan secara patut namun tak hadir tanpa alasan yang jelas. Sedangkan KPK telah merespon panggilan KPK dengan berkirim surat menanyakan pelanggaran HAM yang dianggap telah dilanggar pimpinan KPK.

“Jadi KPK perlu kepasyian bahwa yang akan dimintai keterangan itu berkaitan dengan dugaan pelanggatan HAM apa,” sambungnya.

Mengenai panggilan ulang dari Komnas HAM, Ghufron menolak menjelaskan dengan alasan Komnas HAM harus memberi tahu tujuan pemanggilan pimpinan KPK. “Supaya saat kami ke sana juga memiliki kepastian dan dokumen yang kami siapkan juga jelas,” katanya.

Komnas HAM telah melayangkan panggilan kedua kepada Pimpinan KPK. Panggilan ini utuk pemeriksaan terkit dugaan pelanggaran HAM dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam alih status pegawai KPK menjadi aparat sipil negara (ASN). Hasil tes itu, 75 orang dianggap tak lolos bahkan berbuntut dinonjobkan.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, mengatakan tak bisa menyebut seseorang melanggar HAM. Karenanya perlu diklarifikasi melalui pemeriksaan semua pihak agar semua menjadi jelas. (*/yp)