Peneliti Sebut Vaksin Johnson&Johnson Mampu Lawan Virus Terganas

yp
Peneliti Sebut Vaksin Johnson&Johnson Mampu Lawan Virus Terganas
Ilustrasi (pixabay)

JAKARTA - Hasil penelitian terbaru mengabarkan Vaksin Covid-19 yang dibuat Johnson&johnson mampu melawan varian virus paling ganas di dunia.

Hal ini diketahui berdasarkan laporan The Hill yang mengutip Nature. Disebutkan vaksin tersebut diteliti saat digunakan di Brasil dan Afrika Selatan.

Para peneliti mempelajari antibodi dan respons imun seluler vaksin terhadap  20 relawan. Mereka berusia antara 18 dan 55 tahun.

Seperti diketahui varian P 1 yang ditemukan di Brasil dan varian B.1.351 dikabarkan mampu membuat tingkat efikasi vaksin Covid-19 turun drastis.

Studi itu memang menemukan bahwa antibodi yang menetralkan muncul lebih sedikit ketika melawan varian SARS-Cov-2 hasil mutasi virus di Afrika Selatan dan Brasil. 
 
Itu bahkan tidak memerlukan dua dosis.Cukup dosis tunggal atau sekali suntik saja.

Sebelumnya, vaksin itu sempat diguncang isu tak sedap seperti AstraZeneca, yaitu menjadi pemicu penggumpalan darah. (*/yp)