Unggah Konten Hoaks PPKM, Youtuber Cirebon Diborgol
Foto : Ilustrasi (pixabay)

CIREBON - Polisi menangkap youtuber penyebar berita palsu atau hoaks terkait kericuhan di Pasar Jagasatru, Kota Cirebon, Jawa Barat, akibat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP I Putu Asti Hermawan Santosa, menyebut pelaku mengunggah konten kericuhan di Pasar Jagasatru, untuk meningkatkan viewers di kanal pribadinya di Youtube. Konten itu termasuk hoaks karena lokasinya bukan di Pasar Jagasatru, Kota Cirebon. 

Lokasi dalam video yang diunggahnya ada di Belawan, Sumatera Utara.

Tersangka berinisial IST (31) ditangkap setelah tim siber Polres Cirebon Kota melakukan penelusuran informasi di media sosial.

"Dia karyawan salah satu BUMN. Kerja sampingan sebagai youtuber. Maksud hati ingin mendulang kembali view konten. Mendapati video ricuh pasar. Diunggah agar menarik khlayak ramai bahwa itu kerusuhan Pasar Jagastru," katanya kepada wartawan, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, informasi hoaks yang disebarkan itu bisa menimbulkan kekhawatiran publik di masa PPKM Darurat. 

"Akun pelaku kami dalami dan amankan satu orang pelaku. Terduga atas nama, ISP warga Kecamatan Kesambi. Kemudian berdasarkan keterangan pelaku, mengakui video tersebut untuk meningkatkan viewer," katanya. 

IST kemudian dijerat dengan pasal 14 Ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946, tentang penyebaran berita bohong yang menyebabkan kegaduhan Masyarakat. Ancamannya kurungan penjara maksimal 10 tahun. (*/yp)