Terkait Covid-19, Indonesia Masuk Daftar Merah di Negara Lain
Foto : Aktivitas warga di tengah pandemi COVID-19

Jakarta, HanTer - Arab Saudi akan memberlakukan sanksi larangan perjalanan tiga tahun pada warganya yang terbukti bepergian ke negara-negara yang termasuk dalam 'daftar merah' penyebaran Covid-19, termasuk Indonesia. 

Melansir kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), 21 Juli 2021, sebuah sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan, pelarangan tersebut diberlakukan untuk melindungi keselamatan warga negara Arab Saudi.

Menanggapi pelarangan yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi terxebut, anggota Komisi I DPR RI Fraksi Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah menilai, larangan yang dilakukan Arab Saudi menjadi rapor buruk bagi penanganan Covid-19 di Indonesia dan sangat disayangkan. 

"Karena cukup mencoreng nama baik Indonesia di mata dunia, khususnya dalam kemampuan kita menanggulangi wabah Covid-19," kata Rizki dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7/2021). 

Terlebih lagi, lanjutnya, Partai Demokrat sejak awal selalu mengingatkan pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.  "Agar penyebaran virus secara masif yang kita saksikan saat ini bisa diminimalisir dari tahap awal," lanjut legislator dari dapil Banten I itu. 

Pria kelahiran Jakarta, 19 November 1994 itu berharap ke depannya pemerintah bisa lebih konsisten lagi dalam mengeluarkan kebijakan yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19, khususnya dalam perizinan akses masuk WNA ke Indonesia. 

Terpisah, pengamat kebijakan publik dari Institute for Strategic and Development (ISDS), Aminudin mengatakan, semua negara modern memang sensitif dengan ancaman Covid-19 karena bisa membahayakan warganya. Mereka sangat memperhatikan lembaga-lembaga internasional yang selalu updated perkembangan wabah virus covid di berbagai negara. 

"Juli 2021, Indonesia tercatat rekor ganda kasus harian dan kematian Covid-19 tertinggi di dunia," ujar Aminudin kepada Harian Terbit, Kamis (29/7/2021).

Aminudin memaparkan, Indonesia telah melampaui India sebagai episentrum pandemi Covid-19 di Asia. Selama dua hari berturut-turut kasus harian Covid-19 Indonesia berada di atas angka 40 ribu. 

Bukan Covid

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengonfirmasi berlakunya larangan bagi warga Arab Saudi untuk berkunjung ke Indonesia.

"Info dari Kementerian Dalam Negeri Saudi, pelarangan tersebut terkait dengan pandemi Covid-19 dan merebaknya varian baru (virus corona)" kata Agus, Rabu (28/7/2021).

Agus mengatakan, sejauh ini belum ada informasi dari pihak Arab Saudi terkait jangka waktu larangan tersebut berlaku. "Belum ada informasi terkait sampai kapan. Hanya ada penyebutan sampai terkendalinya pandemi," kata Agus.

Daftar Merah

Diketahui, Arab Saudi akan memberlakukan sanksi larangan perjalanan tiga tahun pada warganya yang terbukti bepergian ke negara-negara yang termasuk dalam 'daftar merah' penyebaran Covid-19, termasuk Indonesia. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi juga meminta warga negaranya yang ada di Indonesia untuk selalu berhati-hati dan menjauh dari daerah penyebaran virus. 

Selain itu, warga negara Arab Saudi juga diminta untuk menaati protokol pencegahan Covid-19, dan apabila memungkinkan segera kembali ke Arab Saudi. Selain Indonesia, Arab Saudi telah melarang perjalanan atau transit di sejumlah negara termasuk Afghanistan, Argentina, Brasil, Mesir, Ethiopia, India, Lebanon, Pakistan, Afrika Selatan, Turki, Vietnam, dan Uni Emirat Arab.