Pengamat: Awas! Data Fisik Vaksinasi Rawan Bocor
Foto : Sertifikat vaksin

Jakarta, HanTer – Pengamat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pratama Persadha mengatakan, masyarakat tidak harus khawatir berkunjung ke mall karena data akan terekam pengelola pasar swalayan. Bahwasanya, aplikasi PeduliLindungi hanya cukup membutuhkan pengunjung mall melakukan scan barcode.

“Jadi setelah scan barcode muncul indikator merah, kuning, hijau. Lalu pengunjung bisa masuk, agregat ini hanya mengecek jumlah pengunjung mall,” kata Pratama Persadha dalam acara daring, Minggu (15/8/2021).

“Dan agregat ini bertujuan untuk melakukan pembatasan mobilitas masyarakat,” imbuhnya.

Ia berharap, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menjaga aplikasi PeduliLindungi dari serangan cyber. Adanya aplikasi PeduliLindungi, menurutnya, masyarakat tidak harus membuat sertifikat vaksin.

“Jadi tidak perlu cetak kartu vaksin. Semua ada dalam aplikasi PeduliLindungi,” katanya.

Masalah besar saat ini, menurutnya, apabila masyarakat diwajibkan menyerahkan data fisik saat vaksinasi. Karena ini rawan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Ini rawan bocor, apalagi petugas tidak tahu bagaimana merawat data fisik itu,” ucapnya.