Siapa Presiden 2024? Jamiluddin Ritonga: Jangan Dibelenggu Istilah NOTONEGORO
Foto : Pengamat komunikasi politik Uniersitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga

Jakarta, HanTer - Pengamat komunikasi politik Uniersitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga mengaku tidak percaya dengan segala ramalan terkait presiden Indonesia mendatang berdasarkan  istilah NOTONEGORO, sebagaimana ramalan Jayabaya. Sebagai akademis yang intelek jika percaya dengan segala ramalan tersebut, maka yang berpeluang menjadi presiden hanya berasal dari etnis Jawa. 

"Hal ini tentu mengesankan tertutup bagi etnis lain untuk menjadi presiden Indonesia," ujar M. Jamiluddin Ritonga kepada Harian Terbit, Kamis (26/8/2021).

Dengan mempercayai ramalan Jayabaya, sambung Jamil, maka ketika BJ Habibie menjadi presiden, maka ia kerap dianggap sebagai pemimpin peralihan. Apalagi nama BJ Habibie tidak masuk dalam istilah NOTONEGORO. Dengan pola pikir tersebut maka masyarakat dibelenggu untuk mencari sosok yang namanya ada pada istilah NOTONEGORO. 

"Nama yang tidak masuk dalam istilah tersebut dengan sendirinya dinilai tidak layak menjadi presiden Indonesia," paparnya.

Jamil juga memaparkan, dengan mempercayai ramalan Jayabaya, maka akan berkembang ilmu cocoklogi. Dampaknya, orang mencari nama calon yang dicocok-cocokkan dengan istilah NOTONEGORO. Oleh karena itu singkatan nama Ro yang dimunculkan paranormal bernama Gus Robin merupakan hasil dari olah pikir cocoklogi. 

"Berpikir seperti ini terkesan terus menerus disosialisasikan kepada anak bangsa.Tentu berpikir seperti itu menghambat perkembangan demokrasi. Sebab, masyarakar dalam memilih presiden dibelenggu dengan istilah NOTONEGORO," tandas Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996 - 1999 ini.

Jamil menegaskan, demi majunya demokrasi di Indonesia, maka pola pikir cocoklogi itu sebaiknya dihentikan. Karena hanya tanpa belenggu tersebut, Indonesia berpeluang mendapat presiden yang mumpuni sesuai demokrasi. Sehingga tidak ada lagi presiden yang harus sesuai dengan ramalan Jayabaya.

Diketahui, seorang pria indigo bernama Gus Robin melakukan terawangan mengenai presiden di 2024 mendatang. Secara terang-terangan, Gus Robin menyebut bahwa yang akan menjadi presiden di masa mendatang memiliki inisial Ro.

Hal itu sudah sesuai dengan ramalan Jayabaya, yang dimana nama presiden yang pernah memimpin Indonesia dikenal dengan istilah ‘NOTONEGORO”

“Yang saya tahu itu Ro,” ujar Gus Robin.

“No itu Soekarno, To itu Soeharto, No itu Susilo Bambang Yudhoyono, Go belum muncul, Ro juga belum muncul, yang ‘Ro’ itulah yang akan menjadi Satrio Piningit atau Ratu Adil”, ucapnya lagi.

Lantas berikut adalah 6 ciri-ciri Satrio Piningit menurut ramalan Jayabaya, yang nantinya akan menjadi presiden Indonesia di masa depan.

1. Sosoknya Mirip Batara Krisna, Bertingkah Laku Baladewa dan Membawa Senjata Trisula

2. Memiliki Indra ke-Enam

3. Memiliki Kemampuan Spiritualitas

4. Seorang Yatim Piatu

5. Memiliki Karakter Humoris

6. Sebagai Cahaya Penerang. (Safari)