Sangat Ironis, Situs 10 Kementerian dan BIN Dibobol Hacker China
Foto :

Jakarta, HanTer -  Meroketnya nilai kekayaan pejabat negara di masa pandemi Covid-19 menjadi sorotan publik. Saat ini publik juga kembali dibuat heboh dengan pembobolan situs 10 kementerian RI dan Badan Intelijen Negara (BIN) oleh hacker asal China.

Pakar telematika KRMT Roy Suryo mengaku tak habis pikir situs lembaga negara sekelas BIN bisa disusupi dan dibobol hacker. “Selain harta pejabat yang meroket di saat Pandemi, yang sangat ironis kabar "sukses"-nya Mustang Panda Group dengan Thanos-nya membobol BIN & 10 Kementerian baru-baru ini,” tulisnya lewat akun Twitter @KRMTRoySuryo2, yang dilihat Harian Terbit, Selasa (14/9/2021).

“Ini mirip tahun 2020 lalu saat Naikon (Hacker China juga) membuat Ransomware,” tambahnya.

Atas kejadian ini, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini mengaku khawatir bila keamanan data rakyat pada akhirnya bisa ditembus juga. “Kalau BIN saja bobol, apalagi rakyat. AMBYAR,” tandasnya.

Sebelumnya, Insikt Group, divisi penelitian ancaman Recorded Future, mengumumkan ada peretas China yang membobol situs 10 kementerian dan Badan Intelijen Negara (BIN). Pakar Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha, sudah berupaya melakukan profiling terhadap sosok yang diduga menjadi aktor di balik pembobolan ini.

Hasilnya, sosok dibalik aksi ini dilakukan oleh kelompok hacker bernama Mustang Panda. Kelompok yang anggotanya sebagian besar dari China ini disebut membuat private ransomware yang dinamakan Thanos.
"Kami telah mencoba melakukan profiling threat actor. Mustang Panda adalah hacker group yang sebagian besar anggota dari Tiongkok, di mana grup ini membuat private ransomware yang dinamakan Thanos," terang Pratama dalam keterangan tertulis.