Masyarakat Harus Melek Informasi, Urgensi Literasi Digital di Masa Pandemi
Foto : Semuel Abrijani Pangerapan B, SC (Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI) / ist

Jakarta, HanTer - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menggelar seminar virtual bertajuk Literasi Digital: Urgensi Literasi Digital Dalam Masa Pandemi. 

Tiga pembicara handal dihadirkan dalam acara ini, yakni, Drs. Utut Adianto (Wakil Ketua Komisi I DPR RI Komisi I), Semuel Abrijani Pangerapan B, SC (Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI) dan Purwaningsih, S.ST, MM (Wakil Bupati Kebumen). 

Seminar dukungan Kominfo yang melibatkan berbagai elemen masyarakat memiliki beberapa tujuan, di antaranya, mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan binis.

Selain itu, gunamemberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat, memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya APTIKA, mendorong dan memotivasi peran orang tua dalam pendampingan pembelajaran dimasa pandemi dan mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya. 

“Kemampuan teknologi pada era digital ini suatu keniscayaan yang dimana kemampuan teknologi informasi memberikan dampak postif bagi kita semua, namun juga terdapat dampak negatif yang dapat merugikan kita semua. Semoga dalam literasi digital ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” kata Utut Adianto, Kamis (23/9/2021).

Hal senada diungkapkan Semuel Abrijani Pangerapanterkait masa pandemi dan pesatnya teknologi yang telah merubah aktivitas seluruh masyarakat dalam melakukan kegiatan dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia. 

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mewujudkan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peran yang sangat penting,” jelasnya.

Ditambahkan Semuel, dalam upaya transformasi digital, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri sehingga peran masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga Kominfo dan Siber Kreasi serta stakeholder lainnya terus berupaya mengadakan kegiatan guna mencapai tingkat literasi yang optimal. 

Sedangkan, Purwaningsih menekankan bahwa literasi digital merupakan pengetahauan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital. 

“Dengan kemajuan teknologi di era digital ini memberikan dampak postif bagi berbagai aspek kehidupan, yaitu belajar lebih cepat, selalu mengetahui infromasi terkini dan memperoleh informasi dengan cepat,” tuturnya.

Purwaningsih menambahkan kemajuan ini juga memberikan dampak negative yang sangat merugikan kita, jika tidak memahami literasi digital dengan baik.

“Oleh karena itu kita harus memanfaatkan kemampuan teknologi digital ini dengan literasi digital secara baik dan bijak, agar memberikan kebermanfaatan bagi kita semua,” tambahnya.