17 Warga Dievakuasi dari Kiwirok
Foto : Ilustrasi (pixabay)

JAKARTA - Sebanyak 17 warga sipil, termasuk tiga anak, dievakuasi dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. 

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan mereka dievakuasi ke Distrik Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (25/9/2021) pagi. 

Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pesawat berbadan kecil milik Smart Air dalam dua kali penerbangan.

"Evakuasi berlangsung aman dan lancar, tanpa kendala," karanya dilaporkan Antara, Sabtu (25/9/2021). 

Menuruti, warga yang dievakuasi dari Kiwirok untuk sementara ditampung di Markas Kepolisian Resor Pegunungan Bintang di Oksibil.

Situasi keamanan di Kiwirok terganggu sejak Senin (13/9/2021), setelah teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo terlibat kontak senjata dengan aparat keamanan.

Dalam baku tembak tersebut seorang prajurit terluka, komandan operasi KKB Ngalum Kupel Elly M Bidana tewas, dan dua anggota KKB terluka.

Teroris KKB membakar sejumlah fasilitas umum mulai dari Puskesmas, sekolah hingga bank bahkan perumahan warga. Mereka juga menganiaya tenaga kesehatan bahkan seorang di antaranya hingga tewas. (*/yp)