Luka Tembak Infeksi, Pimpinan KKB Senat Soll Meninggal
Foto : Ilustrasi (pixabay)

PAPUA - Kepala Bidang Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol dr. Nariyana menyebut pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) alias Senat Soll tewas usai luka tempak di kakinya infeksi. 

Senat Soll dirawat RS Bhayangkara pada 2 September 2021. Ia mengalami luka tembak pada paha kanan. 

"Setelah menjalani perawatan dan kesehatan pasien Senat Soll membaik, ia dipindahkan ke tahanan Mako Brimob Polda Papua, tetapi setelah beberapa hari almarhum mengeluh kesakitan karena adanya jaringan dalam tubuhnya sebagian tidak berfungsi dan luka tembaknya infeksi," kata Kabidokkes RS Bhayangkara, Kombes Pol dr. Nariyana didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal di Mako Polda Papua, Senin (27/9/2021). 

Menurutnya, dokter telah memeriksa ulang Senat Soll. Diketahui HB-nya rendah, kemudian dikonsultasikan kepada dokter yang menanganinya sehingga dilakukan transfusi darah.

Pada pukul 18.17 WIT, piket jaga tahanan di RS Bhayangkara mendapat informasi dari dokter bahwa kondisi Senat Soll makin memburuk dikarenakan oksigen dalam darah turun sehingga dipasangkan oksigen.

"Pukul 20.00 WIT kondisi Senat Soll masih dalam keadaan memburuk. Kadar Oksigen Senat Soll menurun sehingga dilakukan Pemasangan HRM situasi Oksigen 76%-96 persen, karena kondisinya Senat Soll semakin memburuk sehingga dilakukan pemasangan inkubasi," katanya. 

Menurur dr Nariyana, Senat Soll masuk rumah sakit dengan kondisi luka tembak di paha kanan dan tungkai kanan. Pada luka tersebut ada bagian pembuluh darah yang robek cukup besar sehingga dilakukan perawatan dan juga pembersihan.

Dokter kemudian memutuskan mengamputasi  kakinya karena banyaknya jaringan yang mati, sehingga dokter mengamputasi kaki  kanan. 

Senat Soll dirawat di ICU sehingga perawatan lebih terkontrol dari pengawasan perawat maupun dokter.

"Secara intensif kita perhatikan kesehatan Pasien Senat Soll ini yang mana sempat adanya penurunan elemen kimia yakni albumin, sehingga kita lakukan transfusi albumin, namun kondisinya tetap saja tak mengalami peningkatan," ujarnya

Pimpinan KKB yang juga berstatus tersangka Senat Soll dinyatakan meninggal dunia pada Minggu malam pukul 22.50 WIT di RS Bhayangkara Jayapura. (*/yp)