Klaim Tak Bisa Main Perkara, KPK: Robin Menipu Syahrial
Foto :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi mengklaim instansinya tak bisa main perkara. Mantan penyidik Stepanus Robin Pattuju disebut melakukan penipuan terhadap orang berperkara dengan mengaku memegang kuasa. 

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan salah satu korban Robin adalah mantan Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial. 

"Faktanya SRP bukan satuan tugas (satgas) yang menangani perkara tersebut," ujarnya kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, Syahrial terpedaya Robin karena ingin perkaranya tertutup di KPK. Syahrial juga terlanjur percaya karena Robin membawa-bawa nama penyidik KPK. 

Namun, karena pihak lain percaya bahwa yang bersangkutan bisa membantu amankan perkara di KPK maka terjadilah dugaan transaksi dimaksud," kata Ali.

Menurutnya,  kasus dugaan jual beli jabatan di Tanjungbalai yang menyeret Syahrial sama sekali tidak berhenti hanya karena telah memberikan uang suap kepada Robin. Kasus itu tetap berjalan, bahkan KPK sudah menahan semua tersangka yang terlibat.

KPK memastikan permainan kasus di instansinya sangat mustahil. Alasannya sistem penanganan perkara sangat ketat sehingga satu perkara tidak mungkin ditangani sendiri, melainkan banyak orang.

Ini berarti kecil sekali peluangnya orang tertentu dapat mengatur perkara. (*/yp)