Bantah Ada Wanprestasi, Elza Syarief: Penggugat tidak Menghormati Putusan Pengadilan
Foto : Elza Syarief (tengah)/ ist

Jakarta, HanTer – Sejauh ini PT. Merpati Abadi Sejahtera selaku pengembang kondotel D’Luxor Kuta Bali melalui kuasa hukumnya Elza Syarief dan M Oryzha Al Ghazali buka suara soal isu gugatan wanprestasi yang dialamatkan kepada mereka.

Menurut Elza Syarief, gugatan dengan nomor perkara: 839/Pdt.G/2020/PN.JktSel dan 840/Pdt.G/2020/Pn.JktSel tersebut masuk melalui Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dan masih berjalan sampai saat ini.

Kendati begitu, proses pembangunan Kondotel D’Luxor yang terletak di Kuta, Bali tersebut terus dilakukan dan pembangunan fisiknya sudah selesai. Sertifikasi secara internasional pun dalam tahapan penyelesaian sebagai persyaratan membuat hotel bintang empat.

Oleh karenanya, Kondotel D’Luxor dikatakan Elza tidak benar jika melakukan wanprestasi ataupun penipuan.

"Justru para penggugat lah yang sebaliknya melakukan wanprestasi terhadap klien kami. Dikarenakan mereka menunggak dan tidak melunasi uang muka dan atau DP terhadap klien kami. Akibatnya proses KPA tidak dapat dilaksanakan," kata Elza seperti keterangan diterima Harian Terbit, Rabu (13/10/2021).

Dikatakan Elza, kliennya pun sudah memberitahukan penggugat untuk segera menyelesaikan pembayaran agar bisa segera diproses Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) nya.

Para penggugat yang sebelumnya telah mengajukan Gugatan PKPU terhadap kliennya, lanjut Elza, pada 2019 lalu telah diputus dan telah mendapatkan putusan tetap dengan isi putusan jika penggugat masih memiliki kewajibannya melunasi sisa pembayaran.

"Hingga saat ini penggugat tidak menghormati putusan pengadilan dan malah melakukan gugatan yang baru di pengadilan lain dengan pokok perkara yang sama. Terbukti penggugat tidak menunjukkan itikad baiknya terhadap klien kami," jelas Elza.

Dikatakannya, bahkan ada penggugat yang sengaja menjelek-jelekan kliennya di berbagai forum media online hingga menyebabkan banyak Investor yang khawatir.

"Hal ini sudah sangat merugikan klien kami, dan kami telah melaporkan ke polisi melalui Polda Jawa Timur sejak 2019," ujar Elza.

Pihaknya selaku kuasa hukum PT. Merpati Abadi Sejahtera terus berusaha menjelaskan duduk perkara yang sebenar-benarnya agar masyarakat terutama calon pembeli unit di Kondotel D’Luxor Kuta, Bali mendapatkan kepastian serta tak khawatir tentang isu-isu yang tersebar selama ini.