Kasus Penyusupan Judi Online di Situs Pemerintah, 22 Orang Ditangkap
Foto : Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan

Jakarta, HanTer - Bareskrim Polri menangkap 22 orang tersangka tindak pidana akses ilegal ke beberapa situs pemerintah yang disusupi untuk judi online.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengemukakan bahwa, 22 orang tersebut ditangkap di dua lokasi berbeda di wilayah DKI Jakarta. 

Tiga orang tersangka telah ditangkap di Apartemen Madison Grogol Petamburan Jakarta Barat inisial RD (18 tahun), YI (22) dan MM (23).

Sementara itu, menurut Ramadhan, 19 tersangka lainnya berinisial ES (40), PD (21), AD (23), AS (18), AN (24), DC (21), RV (18), DV (37), RG (38), AT (28), FS (21), SM (21), JP (19), AW (30), MA (24), CL (22), GA (25), FC (21), dan IR (28).

"Sindikat ini menyusup pada 12 website milik pemerintahan dan 43 website lainnya, dengan cara membuat script dan back link situs perjudian online yang ditanam pada wesbite itu, kemudian dilakukan praktik judi online," ujar Ramadhan di Mabes Polri, Kamis (14/10/2021).

Menurut Ramadhan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menyita sejumlah barang bukti dari dua lokasi penangkapan antara lain 17 unit CPU Komputer, 170 ponsel, 1 router huawei, 39 kartu ATM, 38 buku tabungan, 6 token bank, 19 KTP dan satu bundel kartu perdana.

"Para pelaku dijerat dengan Pasal ITE dan TPPU," tambahnya.