Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dituntut 5 Tahun Bui
Foto : Ilustrasi (pixabay)

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat non aktif, dituntut hukuman lima tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan, dalam kasus suap Banprov Jawa Barat.

"Memohon majelis yang menangani perkara terdakwa agar menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun, denda Rp300 juta, subsider kurungan enam bulan," kata Jaksa KPK, Feby Dwiyandospendi, dalam sidang di Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Bandung, Kamis (14/10/2021). 

Selain itu, Jaksa juga memberi hukuman tambahan kepada Ade Barkah, yaitu sehershgar membayar uang pengganti Rp750 juta atau diganti kurungan penjara selama satu tahun. 

"Juga pencabutan hak dipilih sebagai pejabat publik selama lima tahun," katanya. 

Selain Ade Barkah, jaksa juga menuntut Siti Aisyah alias Yeyen dengan hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan, denda Rp200 juta, subsider kurungan 6 bulan. Siti Aisyah juga dikenakan uang pengganti sebesar Rp1,1 miliar dikurangi dengan uang yang telah disetor ke rekening KPK sebesar Rp550 juta. Sehingga uang pengganti yang harus dibayarkan Rp600 juta. (*/yp)