Dukung Program Pemerintah; Kejati Kalbar Gelar Vaksinasi Massal
Foto :

Pontianak, HanTer - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 berlokasi  basement Kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar, Senin dan Selasa (19/10/2021).

Kegiatan itu bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar selama 2 hari secara serentak, dan diikuti oleh seluruh Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri 
se Kalimatan Barat.

Kepala Kejati Kalbar, Masyhudi menjelaskan, target peserta vaksinasi sebanyak 1.500 orang. Peserta vaksinasi yang sudah terdaftar di Kejati Kalbar sebanyak 721 orang, untuk dilakukan vaksinasi dan jumlah tersebut  kemungkinan akan terus bertambah, mengingat panitia masih memberikan  kesempatan kepada masyarakat melakukan pendaftaran untuk mendapatkan  vaksinasi Covid-19 hingga tanggal 19 Oktober 2021. 

"Sampai siang ini sebanyak 440 orang peserta dilakukan vaksinasi di Kejati Kalbar. Kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksakan oleh Kejati Kalbar adalah vaksinasi dosis satu dan dua, sedang jenis vaksin yang diberikan dapat berupa jenis Sinovac dan Astrazeneca," ujar Masyhudi, Selasa (19/10/2021).

Sehingga, lanjut Masyhudi, dengan adanya pilihan dosis dan jenis vaksin tersebut masyarakat dapat memilih jenis vaksin yang diinginkan, guna menciptakan kekebalan kelompok (Herd Immutity) serta mendukung program pemerintah yang menargetkan pada tahun 2021 ini sebanyak 70% masyarakat Indonesia sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Vaksin ini harus terus dikampanyekan sebagai usaha atau ikhtiar kita, bersama untuk melindungi warga masyarakat dalam rangka menekan dan 
mencegah penyebaran/penularan virus Covid 19," ujar mantan Karopeg Kejaksaan itu.

Tentunya usaha atau ikhtiar ini, kata Masyhudi harus terus dilakukan sampai bener-benar virus Covid-19 ini bisa diatasi dan selesai. 

"Jangan sampai virus corona yang sekarang sudah semakin terus membaik akan ada penyebaran, penularan yang baru, warga harus didorong terus untuk peduli terhadap upaya menjaga kesehatan dari penyebaran, penularan virus ini," pungkasnya.