Pemerintah Kebut Infrastruktur untuk Sukseskan Progam Literasi Digital
Foto : Bonifasius W. Pudjianto (tangkapan layar)

Jakarta, HanTer - Tak bisa dipungkiri bahwa masyarakat Indonesia belum sepenuhnya bisa mengakses jaringan internet, terutama yang berdomisili di daerah terpencil atau wilayah terluar. 

Menyikapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bertekad untuk mengebut pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, agar semua lapisan masyarakat bisa menikmati internet.

Dimana, internet saat ini telah menjadi 'konsumsi' utama seluruh lapisan masyarakat di penjuru dunia. Tak ayal, pemerintah enggan masyarakatnya tertinggal dalam menikmati teknologi tersebut.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius W. Pudjianto mengatakan, saat ini pihaknya terus mengebut perluasan jaringan internet di desa-desa.

"Target masih ada 12500 desa yang belum mendapat 4g koneksi, Dan untuk 2022 semoga dapat diselesaikan bersama operator seluler," katanya dalam jumpa pers bertajuk Peluncuran Resmi Ruang Literasi Digital: Kolaborasi Ruangguru dan Kemenkominfo secara virtual, Rabu (10/11/2021).

Kemudian, lanjut Boni, sapaannya, pemerintah juga telah memasang satelit bagi wilayah yang sulit dibangun BTS serta fiber optic.

"Untuk daerah-daerah yang suit pemerintah memakai strategi dengan memasang satelit Satria (Satelit Republik Indonesia -red). Satria memiliki tiga tahap peluncuran," ujar Boni.

"Pada 2023 semester 3, kita akan memiliki Satria 1. Kemudian 2024 Satria 2 dan 2030 sudah ada Satria 3. Jadi daerah-daerah terluar akan menerima internet. Sehingga untuk menunjang program literasi digital, masyarkat bisa memanfaatkan layanan itu," pungkasnya mengakhiri.