Rugikan Negara Nyaris 100 Miliar; Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal
Foto :

Jakarta, HanTer - Guna menjalankan komitmen untuk terus berupaya mengamankan penerimaan negara dari beredarnya barang-barang ilegal di masyarakat, Bea Cukai secara serentak melaksanakan pemusnahan di berbagai wilayah sebagai tindak lanjut atas barang milik negara yang telah ditetapkan statusnya untuk dimusnahkan.

Bertempat di 3 pulau di Indonesia yakni Sumatera, Jawa dan Sulawesi, perwakilan Bea Cukai yang adakan pemusnahan berhasil mengamankan penerimaan negara lebih dari 30 miliar rupiah dengan potensi kerugian mencapai 20 miliar rupiah.

Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, mengatakan pemusnahan kali ini dilakukan atas barang hasil penindakan yang telah ditetapkan statusnya oleh pengadilan. Berbagai jenis rokok, minuman keras, barang ilegal lainnya serta barang yang merugikan masyarakat ditegah kemudian dihancurkan dengan cara dibakar atau dirusak fungsinya.

“Seluruh barang yang ditegah dan ditindak merupakan barang ilegal yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, perekonomian negara dan kesehatan masyarakat serta menjaga industri dalam negeri agar tetap kondusif. Masing-masing kantor pun melaporkan hasil penindakan setahun terakhir bersama dengan koordinasi aparat setempat,” ujarnya di Jakarta, Senin (22/11/2021)

Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Timur dan jajaran kantor pengawasan di bawahnya melaporkan lebih dari Rp17,7 miliar total nilai barang yang dimusnahkan secara serentak. Pemusnahan dilakukan secara serentak, di 3 Provinsi melalui daring dan luring bersama dengan Bea Cukai Palembang, Bea Cukai Jambi, Bea Cukai Pangkalpinang dan Bea Cukai Tanjungpandan.