Aturan PPKM Saat Natal dan Tahun Baru: Mudik Dilarang, Mal dan Tempat Wisata Boleh Buka
Foto : Suasana bandara

Jakarta, HanTer - Pemerintah menerbitkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk masa libur Natal dan tahun baru. Aturan itu dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021. Aturan itu berlaku di seluruh Indonesia mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. 

Diktum kesatu huruf e instruksi tersebut memerintahkan kepala daerah untuk sosialisasi peniadaan mudik Natal dan tahun baru bagi warga pendatang. Poin itu juga menyebut ada sanksi sesuai perundang-undangan bagi yang melanggar.

Kepala daerah juga diperintahkan mengimbau masyarakat agar tak berpergian, pulang kampung dengan tujuan tak mendesak. Kepala daerah pun diminta melakukan luar negeri termasuk pekerja migran sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru.

Alun-Alun Tutup

Pemerintah mewajibkan kepala daerah menutup alun-alun pada 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022. Pemda pun diperintahkan merekayasa dan antisipasi aktivitas pedagang kaki lima di pusat keramaian agar tetap dapat menjaga jarak.

Sementara waktu operasi mal diperpanjang menjadi 09.00-22.00 guna mencegah penumpukan pengunjung. Kapasitas pengunjung dibatasi menjadi 50 persen.

Bioskop dan tempat makan di dalam mal boleh beroperasi. Kapasitas pengunjung tempat-tempat tersebut dibatasi maksimal 50 persen.

Tetap Buka

Tempat wisata diperbolehkan beroperasi pada liburan Nataru. Namun, kepala daerah di daerah-daerah destinasi wisata diminta waspada dengan menerapkan aturan PPKM level 3.
Pemda wajib memastikan tidak ada kerumunan di tempat wisata. Kapasitas pengunjung tempat wisata dibatasi maksimal 50 persen.

Sekolah Tak Libur

Pemerintah melarang aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, karyawan BUMN, dan karyawan swasta mengambil cuti pada libur Natal dan tahun baru. Sementara itu, pekerja atau buruh diimbau tidak cuti pada periode tersebut.

"Ketentuan lebih lanjut hal sebagaimana dimaksud pada angka 1 (satu) dan angka 2 (dua) selama periode libur Nataru akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian/Lembaga teknis terkait," bunyi diktum kesatu huruf g angka 3.

Di saat yang sama, sekolah diminta menggeser waktu pembagian rapot semester ke Januari 2022. Sekolah juga diminta tidak libur khusus Natal dan tahun baru.