Jakarta, HanTer - Sejauh ini Indonesia kembali menerima sejumlah vaksin Covid-19 merek AstraZeneca dari Pemerintah Jepang melalui kerja sama kedua negara yang akan diserahkan secara bertahap. Ini salah satu yang dilakukan pemerintah guna menekan angka Covid-19.

"Batch pertama diterima hari ini di Bandara Soekarno-Hatta sejumlah 224.000 dosis," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, di Jakarta, beluml ama ini. 

Dengan demikian, dukungan ini sekaligus merupakan kedatangan vaksin tahap ke-92 ke Tanah Air, sehingga jumlah vaksin yang telah tiba mencapai 285.300.400 dosis baik berbentuk bahan baku maupun vaksin jadi.

Ditambahkan Retno, kerja sama dose-sharing bilateral sebanyak 1.990.910 dosis vaksin ini merupakan dukungan kali kedua dari Pemerintah Jepang bagi masyarakat dan Pemerintah Indonesia.

Mengingat pada Juli 2021, Indonesia telah menerima 2.161.240 dosis vaksin AstraZeneca dari Jepang, yang kemudian disalurkan ke berbagai pelosok Tanah Air.

Bahkan, kata Retno, kerja sama ini merupakan tindak lanjut konkret dari hasil pembicaraan bersama Menlu Jepang, Motegi Toshimitsu, di sejumlah kesempatan, termasuk saat pertemuan bilateral di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, 23 September 2021.

"Sejauh ini menimbang peran Jepang sebagai salah satu mitra ekonomi utama Indonesia, diyakini kerja sama RI-Jepang akan dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi di masing-masing negara pasca-pandemi," lanjutnya.

Dikatakan Menlu, sejak awal pandemi Jepang juga telah memberikan dukungan lain bagi Indonesia dalam mengatasi pandemi dan meningkatkan ketahanan kesehatan.

Seperti diketahui, dukungan itu antara lain berupa obat seperti Avigan, mobile x-ray, dan sejumlah bantuan lain melalui organisasi internasional.