Indonesia Terima 134.500 Dosis Vaksin Novavax
Foto : tangkapan layar youtube sekretariat presiden

JAKARTA - Indonesia menerima 134.500 dosis vaksin Novavax yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan maskapai Emirates Cargo, Sabtu (28/11/2021) malam. 

Plt Dirjen Pencegahan, Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menyebut vaksin tahap ke 135 itu adalah bagian dari rencana 10 juta dosis vaksin. 

"Vaksin Novavax ini merupakan vaksin Covid-19 dengan platform protein sub unit. Di mana vaksin ini, protein yang direkayasa dari urutan genetik SARS-CoV-2 ditambahkan dengan matriks m berbasis saponin," ujar Maxi dalam jumpa pers dari Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (27/11/2021) malam.

Menurutnya, penambahan vaksin ini akan digunakan untuk program vaksinasi Covid-19 hingga tercapai kekebalan komunal. 

"Kita tahu bersama dilakukan dengan beberapa strategi, ada strategi bilateral multilateral maupun eksplorasi dari kemampuan produksi vaksin dalam negeri yang mudah-mudahan tahun depan kita bisa gunakan produksi vaksin dalam negeri," katanya. 

Merujuk data Kementerian Kesehatan, ia menyebut tingkat keamanan dan efikasi dari vaksin Novavax dalam mencegah Covid-19 sebesar 89,7% terhadap virus Alpha atau B117 dan 96,4% terhadap virus varian non B117.

"Jadi vaksin Novavax ini diberikan dosis 5 mikrogram sebanyak 2 kali dengan waktu pemberian 21 hari. Jadi Hampir sama dengan vaksin Sinovac dan Pfizer untuk jaraknya," katanya. 

Tercatat, per 26 November 2021 Indonesia telah menerima 317,4 juta dosis vaksin. 

"Kita harapkan dapat mendukung upaya pemerintah sampai akhir tahun ini kita harapkan minimal 75% dosis 1 ini akan kita capai dan 60% dosis 2 sampai dengan akhir tahun ini," katanya. (*/yp)