Tempatkan Jakarta di Kancah Dunia Formula E Butuh Dukungan Politik
Foto :

Jakarta, HanTer - Pelaksanaan ajang Formula E disebutkan membutuhkan dukungan politik. Oleh karena itu, pelaksananya harus memiliki daya tawar politik yang tinggi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat Politik dari Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti dalam menanggapi penunjukkan Sekretaris Jenderal Ikatan Motor Indonesia (IMI), Ahmad Sahroni menjadi Ketua Pelaksana Formula E.

Ray menyebut, jabatan ini bisa jadi kendaraan Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu maju Pilgub DKI Jakarta. Menurut Ray Rangkuti, pelaksanaan Formula E membutuhkan dukungan politik. Oleh karena itu, petinggi pelaksananya harus memiliki daya tawar politik yang tinggi.

"Ya ini sebetulnya tindakan politik untuk dua arah sekaligus. Arah pertama karena mungkin Anies melihat masalahnya sekarang hambatannya politik nih. Makanya dia taruh orang-orang politik di struktur. Sehingga hambatan-hambatan politik ini bisa diselesaikan," kata Ray Rangkuti di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Selain itu, Ray Rangkuti juga membaca adanya agenda NasDem untuk mengorbitan sosok Sahroni. Ray bahkan menyebut Sahroni berpotensi mengisi posisi Calon Wakil Gubernur DKI.

"Nah tentu saja target keduanya itu tadi, bagaimana NasDem mulai mempopulerkan orang mereka untuk Pilkada 2024 yang akan datang. Ya tentu dengan cara begini, ada potensi nanti Wagub sekarang bisa disandingkan dengan Kader NasDem," ungkapnya.

Atas kepercayaan yang diberikan Anies, Sahroni pun berjanji akan transparan terkait pelaksanaan Formula E di Jakarta. Oleh karena itu, ia akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengawasi sejak awal hingga akhir event.

Dunia Internasional

Adapun pada Senin (29/11/2021), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjamu Ketua Pelaksana event balap mobil listrik internasional Formula E atau E-Prix, Ahmad Sahroni di Balai Kota DKI Jakarta Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Anies dan Sahroni membahas terkait rencana penyelenggaraan Formula E tahun depan. Formula E diharapkan dapat membuat Jakarta sebagai kota yang mendapat atensi dunia internasional.

"Baru saja kami selesai bertemu dengan Bapak Sahroni membahas tentang rencana pelaksanaan kegiatan Formula E pada tanggal 4 Juni 2022. Ini adalah satu kegiatan yang kita harapkan bisa bersama-sama menempatkan Jakarta dan Indonesia sebagai bagian dari kancah global dan kita semua berharap ini semua bisa sukses," ungkap Anies.

Sementara itu, Ahmad Sahroni menjelaskan bahwa dia merasa terhormat ketika ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana event Formula E. Terlebih pada event tersebut Sahroni berharap bahwa E-Prix dapat menggerakkan perekonomian di Indonesia khususnya Jakarta, sehingga pelaksanaannya harus direncanakan dengan sebaik-baiknya.

"Saya merasa terhormat, ini bukan pertemuan  pertama, sudah beberapa kali ketemu. Saya mau menerima amanah ini dengan satu syarat untuk kepentingan bangsa Indonesia. Karena ini branding negara yang kita musti sama-sama suksesi dalam kegiatan formula E di Jakarta," terang Sahroni.