Bentrok dengan Brimob di Papua, Jenderal Andika: 4Prajurit TNI Diproses Hukim
Foto : Panglima TNI Kjenderal TNI Andika Perkasa. (instagram dpr_ri)

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut prajurit TNI yang terlibat bentrok dengan Brimob di Papua pada pada 27 November 2021, telah diproses hukum. 

 "Anggota TNI Angkatan Darat yang sudah proses hukum itu ada empat orang. Jadi TNI kita serius dan kita sekarang proses hukumnya," ujarnya di Makodam XVII/Cenderawsih, Rabu (1/12/2021). 

"Jadi untuk anggota TNI yang di Mimika sudah berjalan dan personel sudah diperiksa," lanjutnya. 

Ia juga mendapat informasi dari Mabes Polri bahwa  personel Polri yang terlibat bentrok juga sudah diproses.  

"Saya sudah komunikasi dengan Kapolri terkait insiden tersebut. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada Kapolri," katanya.  

Menurutnya, TNI dan Polri telah berkomitmen, bila ada terjadi gesekan antara personel di lapangan, maka proses hukum wajib dilakukan. 

Ia juga minta media dan masyarakat mengawal proses hukum terhadap empat personel TNI tersebut. 

Sebelumnya, anggota Brimob dalam Satgas Amole bentrok dengan prajurit Kopassus TNI AD dari Satgas Nanggala di Timika, Papua, Sabtu (27/11/2021). Keributan yang diawali dari pembelian rokok yang dijual anggota Brimob itu terjadi di area pos RCTU Ridge Camp Mile 72 Papua.
(*/yp)