Depok, HanTer – Mulai maraknya penularan Covid baru membuat pemerintah ekstra waspada, terutama perhatian kepada masyarakat usia lanjut.

Tak heran, jika Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kelompok lanjut usia (lansia) perlu dipaksa untuk secepatnya menerima suntikan vaksin Covid-19 demi mencegah gelombang lanjutan penularan virus corona baru tersebut.

"Intinya vaksinasi harus dipercepat, supaya membuat kita siap kalau misalnya masuk (gelombang ketiga, red.) imunitasnya sudah ada, terutama prioritasnya ke lansia di atas 60 tahun," katanya, Rabu (1/12/2021).

Dikatakannya, dari total sekitar 20 juta jiwa lebih populasi lansia di Indonesia, cakupan vaksinasi Covid-19 yang tercapai sampai saat ini baru berkisar 11 juta jiwa.

Menurutnya, lansia adalah kelompok yang paling rentan bila terpapar SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, bahkan berisiko paling besar masuk rumah sakit untuk perawatan.

Oleh karenanya, Budi membujuk lansia untuk mau divaksin membutuhkan strategi khusus, salah satunya dengan melibatkan TNI-Polri hingga tenaga kesehatan.

 "Mohon bantuan teman-teman sekalian, lansia ini susah nyuntiknya. Kadang-kadang lansia yang anaknya dokter juga dia nggak yakin mau vaksin," harapnya.

Sejauh ini, kata Budi, jika upaya tersebut tak berhasil maka pihaknya perlu melakukan pemaksaan terkait vaksinasi Covid-19.

"Harus dipaksa untuk lansia secepat-cepatnya, itu salah satu strateginya dan kita akan dorong itu lewat TNI-Polri, mungkin akan agak memaksa sedikit," tambahnya.

Kendati demikian, masyarakat yang menolak vaksinasi menjadi salah satu pemicu ledakan kasus di sejumlah negara.

"Gara-gara banyak orang nggak mau divaksin, mereka nggak percaya bahwa vaksin itu bisa melindungi mereka, akibatnya mereka rawan kena malah menularkan ke orang lain," tutupnya.