BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sudirman Serahkan Santunan Ratusan Juta
Foto :

Jakarta, HanTer BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sudirman menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada ahli waris Almarhum Yunus Boling Tube (22), seorang pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja sebesar Rp 168. 876.000.

Alm Yunus Boling Tuber berprofesi sebagai petugas keamanan atau security dan merupakan karyawan dari PT First Security yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di kantor Cabang Jakarta Sudirman. Alm diketahui mengalami kecelakaan kerja saat perjalanan menuju ke tempat kerjanya di Universitas Atmajaya.

Santunan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Sudirman, Erni Purnamawati kepada Direktur Utama PT. First Security Irjen Pol. Surmana Yudi, di Kantor PT First Security Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Turut mendampingi Komisaris First Security Desriyanto serta Chief Security di Universitas Atmajaya Ferri Fernandes selaku atasan langsung dan kerabat dari almarhum mewakili ahli waris. Yeferson Tube yang merupakan ayah dari almarhum sebagai ahli waris tidak bisa hadir menerima santunan.

“Ini memang tidak bisa mengganti nyawa dari pekerja tersebut tapi bisa membantu perekonomian dari keluarga pekerja, apalagi kalau pekerja ini merupakan tulang punggung keluarga,” kata Erni di sela-sela penyerahan santunan, Selasa (23/10/2018).

Total santunan yang diberikan kepada ahli waris yaitu santunan kecelakaan kerja senilai Rp 168. 876.000, saldo Jaminan Hari Tua senilai Rp. 5.831.990, dan santunan berkala Jaminan Pensiun senilai Rp. 331.000 per bulannya.

“Karena pekerja ini sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan lebih dari 1 tahun, maka ahli waris juga berhak mendapatkan santunan Jaminan Pensiun (JP) yang dapat diambil tiap bulannya, dan (hingga) nanti berakhir masa santunannya ketika ahli waris tersebut meninggal dunia”, tambah Erni.

Dalam kesempatan itu, Chief Security di Universitas Atmajaya Ferri Fernandes menyatakan bahwa ayah dari almarhum mengaku kaget dengan adanya santunan sejumlah uang tersebut dari BPJS Ketenagakerjaan.

Pun begitu dengan Direktur Utama PT. First Security Surmana Yudi yang sebelumnya tidak terlalu paham dengan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, begitu mengetahui manfaatnya langsung meminta mendaftarkan dirinya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan menyerahkan KTP kepada HRD dari First Security untuk didaftarkan.