Pacaran dengan Bripka RD, 2 Kali NW Diminta Aborsi
Foto : Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo dalam keterangan pers kasus tewasnya mahasiswi di Mojokerto. (instagram humaspoldajatim)

JAKARTA - Polda Jawa Timur (Jatim) mengusut kasus kematian mahasiswi yang jasadnya ditemukan di samping makam bapaknya di Mojokerto, Jawa Timur. 

NW, mahasiswi Universitas Brawijaya, diduga bunuh diri terlebih ditemukan bekas minuman bercampur potasium di dekat jasad yang ditemukan Jumat (1/12/2021). 

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban berhubungan dengan Bripda RB yang berdinas di Polres Pasuruan Kabupaten. 

Keduanya berpacaran hingga terjadi hubungan layaknya suami istri yang dimulai dari 2020 hingga 2021. Ini dilakukan di Malang, baik di rumah kos ataupun di hotel. 

"Ditemukan juga bukti bahwa korban selama pacaran terhitung Oktober 2019 sampai Desember 2022 melakukan tindakan aborsi  bersama pada Maret 2020 dan Agustus 2021," katanya dalam  jumpa pers dikutip akun Humas Polda Jatim di Instagram, Minggu (5/12/2021). 

"Untuk usia kandungan pertama masih usia mingguan sedang yang kedua usia 4 bulan," lanjutnya.

Kasus ini menjadi viral di media sosial. Terlebih ketika beredar komunikasi korban dengan orang yang dipanggil mama yang diduga orangtua kekasih NW terkait tindakan aborsi. (*/yp)