Buat Gaduh, Pernyataan KSAD Jenderal Dudung Tuai Kecaman
Foto : KSAD Jenderal Dudung Abdurachman

Jakarta, HanTer - Berbagai kecaman dan kritikan dari kalangan tokoh hingg aktivis kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman kembali membuat gaduh publik dengan pernyataannya di podcast Deddy Corbuzier.

Ucapan Dudung yang jadi narasumber di kanal YouTube Deddy Corbuzier, dan tetap masih bisa diakses melalui channel podcast itu banyak poin-poin yang dibahas Dudung dan Deddy Corbuzier ternyata masih terus menuai kecaman.

Yuni seorang ibu aktivis sosial yang juga pengurus majelis taklim, mengaku terkejut dan ikut mengecam dalam komentarnya; Dudung seharusnya banyak belajar sejarah, kata dia.

"Dudung bisa sampai diantara puncak kekuasaan militer karena faktor sejarah, tinggal bagaimana masyarakat melihat, sejarah Dudung menjilat atau prestasi," kritik Yuni, Minggu (5/12/2021).

Seperti diketahui beberapa pembahasan seperti baliho Habib Rizieq Shihab, Reuni 212 dan terbaru soal Tuhan bukan orang arab menjadi sorotan.

Dudung bercerita pengalaman dirinya. Dudung mengatakan selepas solat, ia berdoa menggunakan bahasa Indonesia.

"Kalau saya berdoa setelah solat, doa saya simpel aja, ya Tuhan pakai bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab," ujar Dudung di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

"Saya pakai bahasa Indonesia, ya Tuhan ya Allah SWT saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang, itu saja," katanya.

Lalu kemudian publik heboh hingga muncul berbagai komentar mengenai pernyataan tersebut salah satunya dari Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Gus Umar dimana cuitan di akun Twitter-nya, ia mengunggah cuplikan video Dudung saat memberikan pernyataan tersebut.

Akun bernama Umar Hasibuan ini mengatakan bahwa pernyataan tersebut memang benar diucapkan Dudung dan bukan hoaks, dimana Gus Umar meminta agar Dudung berhenti bicara sesuatu yang kemudian menimbulkan kontroversi.