Didominasi Orang yang Sudah Vaksin, Kasus Omicron di Jakarta Terus Bertambah
Foto :

Kasus covid varian omicron di DKI Jakarta terus bertambah. Berdasarkan data terbaru, saat ini khusus kasus omicron saja di ibu kota sudah mencapai 311 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan resminya mengemukakan 87,1% kasus omicron DKI adalah kasus impor.

"87,1% atau sebanyak 271 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 40 lainnya adalah transmisi lokal," tulis keterangan tersebut, dikutip Sabtu (8/1/2022).

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan adanya penambahan kasus aktif sebesar 224 kasus, sehingga total kasus aktif sebanyak 1.394 kasus yang tengah menjalani perawatan maupun isolasi.

Dari data tersebut, Dwi menegaskan bahwa 1.082 kasus dari total kasus aktif adalah pelaku perjalanan luar negeri. Adapun kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR per kemarin bertambah 300 orang.

"Sehingga total 866.631 kasus, di mana 230 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," katanya.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus bertambah. Pemerintah mencatat penambahan kasus sebanyak 57 orang, sehingga total konfirmasi Omicron sebanyak 318 orang. Penambahan 57 orang itu terdiri dari 7 orang transmisi lokal dan 50 orang pelaku perjalanan luar negeri.

Secara keseluruhan dari awal kasus Omicron pada Desember 2021 hingga Jumat (7/1/2022) kasus transmisi lokal berjumlah 23 orang dan kasus dari pelaku perjalanan luar negeri berjumlah 295 orang. Kebanyakan orang terinfeksi Omicron adalah mereka yang sudah divaksinasi lengkap dan tidak bergejala sampai bergejala ringan.

“Artinya dengan vaksinasi dapat mengurangi tingkat keparahan akibat Covid-19,” ujar Siti Nadia Tarmidzi seperti yang dikutip dari kemkes.go.id, Minggu (9/1/2022).

Kendati demikian, ia menilai upaya vaksinasi saja tidak cukup, sebab harus dibarengi dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini penting dilakukan untuk menjamin seseorang aman dari tertular maupun menularkan Covid-19 kepada orang lain.

Secara kumulatif kasus paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Sebanyak 99 persen kasus Omicron yang diisolasi memiliki gejala ringan atau tanpa gejala. Sekitar 97 persen kasus didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan berasal dari Provinsi DKI Jakarta.

Sebanyak 4,3% persen kasus memiliki komorbid seperti Diabetes Mellitus dan hipertensi, serta 1 persen kasus membutuhkan terapi oksigen.