Lion Air JT 610 Yang Hilang Kontak Membawa 188 Penumpang, Ada Satu Anak dan Dua Bayi
Foto : Maskapai penerbangan Lion Air (ist)

Jakarta, HanTer - Kepala Bagian Kerja Sama Dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Sindu Rahayu, mengatakan saat ini seluruh pihak termasuk Kementerian Perhuhungan sedang melakukan upaya untuk mencari pesawat yang dikabarkan jatuh. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah berkoordinasi dengan BASARNAS, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat JT 610.

Dia juga menyampaikan jika pesawat yang telah hilang kontak selama tiga jam itu membawa sebanyak 188 orang penumpang.

"Pesawat yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA sampai saat ini telah hilang kontak selama kurang lebih 3 jam,” kata Sindu Rahayu dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (29/10/2018).

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang dilaporkan telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S – 107 07.16 E.