Baru 147 Keluarga Lakukan Tes DNA, Polisi Minta Keluarga Korban JT 610 Lapor ke Pos Ante Mortem

Oni
Baru 147 Keluarga Lakukan Tes DNA, Polisi Minta Keluarga Korban JT 610 Lapor ke Pos Ante Mortem
Evakuasi jenazah korban Lion Air (Ale)

Jakarta, HanTer - Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Kombes Pol Musyafak mengatakan, saat ini pihaknya baru mengambil sampel DNA dari 147 keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Pengambilan sampel DNA dilakukan untuk mengidentifikasi jenazah korban.

"Baru 147 keluarga yang telah diambil sampel DNA-nya dari 191 keluarga," kata Musyafak di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Pihaknya, kata Musyafak, meminta keluarga korban yang belum diambil sampel DNA-nya untuk melapor ke Pos Ante Mortem Rumah Sakit Polri.

Pihaknya menyiapkan 15 lebih dokter forensik, 10 lebih dokter gigi, dan empat ahli DNA untuk menangani identifikasi jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

Kepolisian juga mengerahkan tim forensik dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, dan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati untuk mendukung pengidentifikasian jenazah korban kecelakaan tersebut.

Tim forensik mengandalkan pencocokan DNA untuk mengenali identitas jenazah karena jasad korban ditemukan dalam keadaan tidak utuh.