Direktur Teknik Lion Air Serta Pegawai Yang Merekomendasikan Penerbangan JT 610 Dipecat

Oni
Direktur Teknik Lion Air Serta Pegawai Yang Merekomendasikan Penerbangan JT 610 Dipecat
Menteri Perhubungan Budi Karya

Jakarta, HanTer - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan sudah membebastugaskan Direktur Teknik Lion Air.

"Hari ini kita akan membebastugaskan direktur teknik Lion. Kita bebas tugaskan supaya diganti dengan orang yang lain, juga perangkat-perangkat teknik yang waktu itu merekomendasi penerbangan itu," kata Budi di Jakarta.

Kemenhub juga akan mengintensifkan proses "ramp chek" khususnya pada Lion Air.

"LCC ini adalah kebutuhan, bukan LCC yang salah, tapi bagaimana kita meningkatkan `safety`. Tarif itu satu sisi terlalu rendah dan berkorelasi. Orang tidak konsisten, minta murah dan 'safety' ya kita harus imbangi," tambah Budi.

Pesawat dengan nomor registrasi PK LQP terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB.

Pesawat sempat meminta untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang atau "return to base" sebelum akhirnya hilang dari radar.

Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Jenazah sejumlah korban meninggal dari pesawat nahas telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati.