Jadi Tulang Punggung Tim, Arki Dikania Wisnu Tidak Masalah
Foto : Arki Dikania Wisnu saat duel dengan pemain Pelita Jaya pada laga kedua final IBL Pertamax 2021, Jumat (4/6/2021).

Jakarta, HanTer - Penggawa Satria Muda Pertamina Jakarta, Arki Dikania Wisnu, tak pernah mempermasalahkan beban yang ada di pundaknya. Sebisa mungkin, pebasket berusia 33 tahun itu akan memikul beban klub kepada dirinya.

Sebagai pemain senior di tim, Arki punya tugas membimbing rekan setim. Setiap kesalahan yang dilakukan pemain di lapangan, Arki akan bertanggung jawab. “Intinya para pemain muda main rileks saja. Tampillah tanpa beban," ujar Arki.

“Sebagai senior, kalau pemain muda mau jelek atau tembakannya 'bau' maka saya yang mengambil kesalahan itu." imbuhnya.

Arki kini punya tugas membawa Satria Muda Pertamina Jakarta merebut kemenangan di gim ketiga final IBL Pertamax 2021, pada Minggu (6/6/2021).

Klub yang bermarkas di Britama Arena itu tak boleh kecolongan lagi dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta seperti di gim kedua.

Satria Muda Pertamina Jakarta gagal menyapu bersih final IBL Pertamax 2021 karena kalah 71-65 dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta di gim kedua, Jumat (4/6/2021) lalu.

Jika esok Arki Dikania Wisnu cs mampu menundukkan Pelita Jaya, maka akan menjadi seperti momen pada musim 2018 lalu, di mana Satria Muda tampil sebagai juara usai menundukkan Pelita Jaya dengan skor 69-64 di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada 22 April 2018 silam.

Namun jika sebaliknya, maka akan menjadi momen membahagiakan bagi Pelita Jaya seperti pada musim IBL 2017 lalu, di mana kala itu saat berlaga di kandang Satria Muda di Britama Arena, Mahaka Square, pertandingan ketiga babak final menang dengan skor 72-62, pada Minggu 7 April 2017.