Ismi Melinda Tak Sekadar Penyebar Virus-KX
Foto : Ismi Melinda saat berlatih

Jakata, HanTer - Aktris laga, Ismi Melinda tak pernah puas diri. Dia terus mendalami berbagai macam ilmu beladiri. Tadinya, wanita kelahiran 9 September 1993 ini memiliki dasar beladiri pencak silat, kemudian bintang laga Sinetron Wiro Sableng ini memperdalam ilmu beladiri asal Filipina, Arnis. 

Kini, diapun mencoba untuk melengkapinya dengan olahraga kickboxing dan resmi menjadi influencer Virus-KX. "Saya bersedia saat ditawarkan kak Volland untuk ikut di KX karena saya kebetulan memang suka martial arts dengan background saya silat dan Arnis," kata Ismi Melinda yang dihubungi, Selasa (13/7/2021).

"Ini merupakan kesempatan emas bagi saya untuk bisa mendapatkan Black Belt di KX, dimana itu sangat berguna bagi saya untuk mendukung karir saya di dunia entertain yang kebetulan saya kebanyakan di bagian film-film action," tambahnya.

Ya, Ismi Melinda memang harus terus melengkapi ilmu beladirinya. Dan, dia juga sudah merasakan manfaat belajar kickboxing. "Belajar kickboxing itu memperkaya ilmu beladiri saya dimana saya memang suka belajar dan terus belajar untuk menguasai segala sesuatu hal terutama di bidang seni beladiri," ungkapnya.

"Dan saya berharap pembelajaran saya di kickboxing ini bisa bermanfaat bagi peranan saya di bidang perfilman action Indonesia maupun luar negari," ujarnya.

Bicara soal influencer Virus-KX, Ismi Melinda menyatakan komitmennya menjalankan kesepakatan dengan Anggota Dewan Guru PP KBI, Volland Humanggio untuk memasyarakatkan olahraga kickboxing dikalangan followernya. "Saya sudah mengkampanyekan virus-KX kepada teman-teman ataupun followers saya agar bisa ikut serta dan menyukai kickboxing," tuturnya.  

Di kalangan pecinta film laga di Indonesia maupun Malaysia memang sudah tidak asing. Dia terlibat dalam sederetan film laga produksi negeri Jiran di antaranya Wira, KL Vampire, Siapa Tutup Lampu, dan Bacouse of You.

Lantas apa perbedaan main di film laga produksi Indonesia dengan Malaysia?, Ismi Melinda menjawab, "Sebenarnya sih sama saja, tergantung production-nya. Ada yang bener-bener profesional dan ada juga yang biasa aja," ungkapnya.

"Balik kepada kita sebagai pemain memang harus bisa menyiapkan tanlenta yang kita punya terutama di bidang ilmu beladiri. Sebagai pemain action harus siap dengan segala sesuatu peran yang dikasih kepada kita sebagai pemain," pungkasnya.