Sepakbola Olimpiade; Spanyol Susul Brasil ke Final Usai Tekuk Jepang
Foto : Selebrasi Marco Asensio

Saitama, HanTer - Status Brasil U23 dan Spanyol U23 yang menjadi favorit dalam upaya meraih gelar juara di cabang olahraga sepakbola putra Olimpiade 2020 berhasil dijalankan dengan baik. Keduanya sama-sama melangkah ke babak final usai menyingkirkan lawan di empat besar. 

Brasil lebih dulu melenggang ke partai puncak. Tim asuhan pelatih Andre Jardine melaju ke babak final usai menyingkirkan Meksiko di empat besar melalui drama adu penalti setelah kedudukan berakhir sama kuat 0-0. Dalam drama tersebut, Selecao menang 1-4 di Kashima Stadium, Selasa (3/8/2021).

Setelah pertandingan berakhir, belum dipastikan siapa lawan yang menjadi penantang Brasil di babak final. Namun beberapa jam kemudian di hari yang sama, Spanyol memastikan diri melangkah ke partai puncak. Itu tak lepas setelah tim asuhan pelatih Luis de la Fuente membungkam Jepang 0-1 di Saitama Stadium.

Namun, tidak mudah bagi Spanyol melangkah ke babak final. La Roja, julukan tim, harus bersusah payah menembus rapatnya barisan pertahanan Jepang meski menguasai dan mendominasi jalannya permainan. Itu terlihat ketika kedua kesebelasan bermain tanpa gol selama 90 menit.

Skor sama kuat membuat pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan 2x15 menit. Dan disanalah kemenangan Spanyol tercipta. Adalah Marco Asensio yang menjadi pahlawan La Roja. Pemain milik Real Madrid itu mencetak satu-satunya gol kemenangan pada menit ke-115.

Tentu saja ini menjadi sebuah capaian membanggakan bagi La Roja. Sebab keberhasilan membungkam Jepang di semifinal membuat mereka mencatatkan empat kali menembus babak final. Dengan kata lain, empat medali telah berada dalam genggamannya.

Medali pertama La Roja dirasakan pada Olimpiade 1920 yang berlangsung di Antwerpen, Belgia. Mereka meraih perak. Kemudian Spanyol berhasil menggoreskan tinta sejarah dengan meraih emas pertamanya usai menumbangkan Polandia 3-2 pada babak final di Olimpiade Barcelona 1992.

Dan medali ketiga berhasil mereka raih. Lagi-lagi, Spanyol harus puas merengkuh perak usai dikalahkan Kamerun 5-3 melalui drama adu penalti. Sebelum penalti digelar, kedua kesebelasan bermain imbang 2-2 di waktu normal. 

Dengan keberhasilannya di Tokyo 2020, ini menggenapkan Spanyol dalam mendulang medali sebanyak empat kali. Namun belum bisa dipastikan apakah La Roja akan mengoleksi emas keduanya atau perak ketiga. Semua akan ditentukan saat mereka menghadapi Brasil di Yokohama, akhir pekan nanti. 

Lain cerita dengan Jepang. Sebagai tuan rumah, sejatinya mereka menargetkan mampu tembus ke babak final. Bila itu terjadi, maka tim berjuluk Samurai Biru mencatatkan sejarah baru, dengan pertama kali lolos ke laga pamungkas. 

Dalam mengarungi perhelatan Olimpiade, Jepang telah menembus semifinal sebanyak tiga kali, termasuk tahun ini. Dua sebelumnya mereka capai pada Olimpiade 1968 di Meksiko dan Olimpiade 2012 London. Di Meksiko, mereka meraih medali perunggu usai menjinakkan tuan rumah 2-0 dalam perebutan tempat ketiga.

Sedangkan di London 2012, Samurai Biru harus puas pulang tanpa medali dalam perburuan menyabet perunggu. Itu tak lepas setelah Jepang ditekuk tetangganya, Korea dengan skor 2-0 di Millennium Stadium, Cardiff.