TC ke Turki, Garuda Diharap Bawa 'Oleh-oleh' Manis 
Foto : Pertandingan Indonesia vs Taiwan di Kualifikasi Piala Asia 2023 (ilustrasi)

Jakarta, HanTer - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap banyak hal positif yang dipetik timnas Indonesia saat melakukan Training Camp (TC) di Turki sebagai persiapan guna menyambut Piala AFF 2020 yang akan bergulir tahun ini. 

Harapan tersebut tentu berupa kemenangan yang menjalar terhadap pulihnya kepercayaan diri usai mengarungi Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia melawan Australia beberapa waktu lalu. Selain itu, tentu Menpora Amali ingin ada 'oleh-oleh' manis dari skuad asuhan Shin Tae-yong.

Oleh-oleh yang dimaksud adalah kemenangan yang berbuntut naiknya peringkat Indonesia di rangking FIFA. "Uji coba yang akan dilakukan timnas PSSI saya kira menjadi langkah bagus. Apalagi kalau itu masuk didalam FIFA Match Day. Sehingga ada peluang bagi kita untuk menaikkan peringkat," katanya.

Dan saya berharap berikutnya PSSI bisa melakukan itu dan saya rasa timnas makin hari makin bagus. Kita bisa lihat ketika melawan Australia, kita mampu memberikan perlawanan. Apalagi sekarang ada pemain tambahan seperti Elkan Baggott yang akhirnya memutuskan untuk memilih main bersama Timnas Indonesia," jelasnya menambahkan.

Sebagaimana diketahui, 26 pemain timnas Indonesia dijadwalkan terbang ke Turki pada Rabu (10/11/2021) ini. Selain melakukan training camp, skuad Garuda, julukan timnas Indonesia, juga mempunyai beberapa agenda uji coba. Salah satunya melawan Afghanistan yang masuk dalam kalender resmi FIFA pada 16 November mendatang. 

Kemudian, jelas Amali, kemenangan juga dipastikan akan meningkatkan kepercayaan diri para pemain sebelum berjuang di Piala AFF 2020. Dimana, turnamen antar-negara Asia Tenggara itu sejatinya bergulir tahun lalu. Lantaran pandemi Covid-19, jadwal dimundurkan menjadi 5 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022 di Singapura.

Melihat jadwal yang cukup panjang, Menpora Amali juga berpesan kepada klub-klub yang para pemainnya dipanggil ke timnas Indonesia. Ia berharap klub bersedia melepas dengan ikhlas demi kepentingan Merah Putih di pentas internasional.

"Saya juga berharap kepada seluruh klub untuk memahami para pemainnya. Karena isi dari timnas itu kan pemain-pemain (terbaik -red) dari klub-klub. Mereka pasti sudah tahu bahwa kalau ada pemain yang dipanggil, harus direlakan atau diikhlaskan," pungkasnya mengakhiri.