MotoGP 2022; Langkah Besar Ducati Mulai Cemaskan Para Rival
Foto : Tiga pebalap Ducati menguasai podium Ricardo Tormo di GP Valencia akhir pekan lalu

Valencia, HanTer - Adu balap MotoGP 2021 telah berakhir. Banyak kisah yang terukir dalam ajang tersebut. Pertama, tentu saja kesuksesan Fabio Quartararo menjadi juara baru musim ini. Dan yang menjadi sorotan ialah ihwal pensiunnya Valentino Rossi setelah mengakhiri karir di GP Valencia, akhir pekan kemarin.

Meski demikian, kisah telah berlalu. Quartararo bersama Yamaha-nya harus ekstra mawas diri apabila ingin mempertahankan gelar juara pada musim berikutnya, yakni MotoGP 2022. Mengapa demikian? Tak bisa dipungkiri sederet ancaman berpotensi menjegal sang rider. 

Salah satu ancaman serius datang dari kubu Ducati. Pabrikan asal Italia itu mulai memperlihatkan kecepatan dalam beberapa musim terakhir. Terbaru tentu saja telah mereka buktikan setelah tiga pebalapnya mendominasi podium pada seri terakhir MotoGP 2021 di Valencia. 

Francesco Bagnaia, Jorge Martin dan Jack Miller mampu menguasai lintasan tersebut. Ironisnya, pada beberapa musim sebelumnya, sirkuit Ricardo Tormo acap dilabeli sebagai lintasan kutukan bagi Ducati. Namun, lain cerita di musim ini. 

Melihat rentetan perkembangan tersebut, Quartararo menyadari bahwa Ducati akan menjadi ancaman nyata baginya dan juga pebalap unggulan lain saat mengarungi adu balap musim depan.

"Mereka membuat kemajuan besar, jadi saya lebih khawatir tentang musim depan. Ini sesuatu yang terus saya pikirkan saat ini. Saya harus memberikan beban itu ke Yamaha, mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk melakukan peningkatan di musim depan," kata Quartararo seperti dikutip Motorsport, Selasa (16/11/2021).

Senada dikatakan Joan Mir. Pebalap Suzuki Ecstar yang menjadi juara dunia pada musim sebelumnya mengakui bahwa Ducati memang menjadi ancaman serius, terutama di musim depan. 

Mir tidak hanya menghadapi masalah biasa mencoba menyalip Desmosedicis yang jauh lebih cepat, tetapi terkejut bahwa mereka menjadi lebih kuat saat balapan berlangsung dibanding musim lalu.

"Saya tidak melihat titik lemah, dan ini adalah sesuatu yang saya khawatirkan. Dan mereka mampu menjadi cepat dengan banyak gaya yang berbeda. Jadi kami memiliki pekerjaan yang harus dilakukan jika kami ingin bertarung lagi tahun depan, karena pasti mereka akan sangat kuat," jelasnya dikutip Crash.