Kejurnas Angkat Besi Remaja & Junior; Persaingan Sengit Tercipta di Kelas 61 Kg
Foto : Muhammad Ilham Juniar

Bogor, HanTer - Persaingan ketat terjadi di kelas bergengsi 61 Kg putra Junior pada hari kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Remaja & Junior 2021 di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/11/2021).

Di kelas yang saat ini dihuni Eko Yuli Irawan dan Muhammad Faathir itu, tiga lifter tangguh asal DKI Jaya, Muhammad Ilham Juniar, Mujib Maulana (Banten), serta Muhammad Ilham Janawir dari Bengkulu terlibat persaingan sengit dalam meraih angkatan terbaik di nomor Snatch, Clean & Jerk, serta Total Angkatan. 

Pada angkatan Snatch, Muhammad Ilham Juniar membuka dengan angkatan pertama seberat 95 Kg. Beban yang sama juga berhasil di angkat Mujib Maulana, sedangkan Muhammad Ilham Janawir memulai dengan angkatan seberat 90 Kg. 

Di angkatan kedua, Muhammad Ilham Juniar mencoba menambah berat sebanyak 6 Kg menjadi 101 Kg dan berhasil. Sedangkan rivalnya, Mujib Maulana mencoba mengangkat beban seberat 100 Kg. Sementara, Muhammad Ilham Janawir mencoba bermain aman dengan angkatan 97 Kg. 

Memasuki angkatan ketiga, Muhammad Ilham Juniar lifter jebolan Sekolah Khusus Olahraga(SKO) Ragunan, Jakarta, mencoba menambah berat tiga kilogram menjadi 104 Kg, namun gagal. Serupa juga dialami oleh Mujib Maulana yang juga mencoba mengangkat beban yang sama tetapi gagal. 

Sementara, Muhammad Ilham Janawir berhasil menggungguli keduanya dengan angkatan tertinggi seberat 103 Kg dan berhasil mencuri emas di angkatan Snatch itu. 

Dalam laga Clean & Jerk, Muhammad Ilham Juniar berhasil mengungguli kedua lifter saingannya itu dan berhasil meraih emas dengan angkatan tertinggi 131 Kg, perak diraih oleh Mujib Maulana dengan angkatan seberat 130 Kg, dan Muhammad Ilham Janawir(Bengkulu) harus puas dengan perunggu dengan angkatan 117 Kg. 

Hasil ini, membuat Muhammad Ilham Juniar (DKI Jaya) unggul dalam Total Angkatan dan meraih emas dengan angkatan seberat 232 Kg. Perak diraih Mujib Maulana (230 Kg), serta perunggu diraih Muhammad Ilham Janawir (220 Kg). 

Usai pertandingan, lifter Muhammad Ilham Juniar yang semula menargetkan tiga emas di kelas ini mengatakan bahwa sebelum Pandemi Covid-19 dalam latihan sehari-hari is mampu mengangkat beban seberat 110 Kg di angkatan Snatch. 

"Selama Pandemi saya praktis tidak menjalani latihan karena lockdown. Dan baru berlatih kembali tiga minggu sebelum Kejurnas digelar," ungkapnya.

Namun, ia mengaku puas dengan raihan dua emas dan akan fokus menghadapi Pra-PON Aceh-Sumut 2025 mendatang. "Fokus saya selanjutnya membenahi angkatan Snatch agar bisa tembus 110 Kg lagi," ujar lifter kelahiran 24 Juni 2003 itu.