Federer Absen di Australian Open 2022
Foto : Roger Federer

Jakarta, HanTer - Ivan Ljubicic mengatakan jika Roger Federer tidak memiliki peluang untuk berpartisipasi di turnamen Australian Open musim 2022 mendatang, lantaran proses pemulihan petenis asal Swiss itu berjalan lambat tetapi pasti.

“Tidak ada peluang," kata pelatih Roger Federer itu di laman tennis world, Senin (22/11/2021). "Ketika anda berusia 40 tahun, anda tidak bisa memulihkan diri secepat seperti sebelumnya dan hanya akan kembali beraksi ketika 100 persen pulih,” tambah Ljubicic. 

Meski demikian, Ljubicic menggaransi jika Federer akan kembali ke lapangan tenis dan bertanding. “Kami telah banyak berdiskusi dan saya bisa menjamin bahwa ia ingin kembali bermain tenis. Saya pikir ia tidak akan segera pensiun,” tambahnya.

Sebelumnya banyak spekulasi yang bermunculan di sekitar petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam. Ia baru-baru ini menyebutkan bahwa kemungkinan besar ia tidak akan berpartisipasi di Australian Open musim 2022 dan masih menjalani proses pemulihan.

“Citra seperti apa yang akan orang ingat tentang saya? Set terakhir saya di Wimbledon pada Juli lalu? Atau gelar-gelar Grand Slam saya dan apakah mereka akan berdecak kagum ketika mereka melihat saya bermain? Untuk beberapa musim, saya cukup rileks tentang hal itu,” ungkap Federer.

Petenis berusia 40 tahun menekankan bahwa tidak ada waktu yang tepat untuk pensiun. Hal tersebut bisa menjadi petunjuk bahwa ia belum berencana untuk berpartisipasi di pertandingan perpisahan apapun.

“Saya pikir setiap atlet seharusnya memutuskan untuk dirinya sendiri. Tidak ada waktu yang tepat untuk pensiun. Hanya ada waktu yang tepat bagi setiap atlet. Itu adalah keputusan yang sangat pribadi,” tambah Federer.

Sementara itu, dalam konferensi pers di ATP Finals musim 2021, Novak Djokovic memberikan tribut atas pengaruh petenis berkebangsaan Swiss di dunia tenis dan mengekspresikan keinginannya untuk melihat sang maestro tenis kembali ke turnamen.

“Roger tentu adalah ikon olahraga ini dan orang-orang di seluruh dunia mencintainya. Mereka senang melihatnya bermain. Ia sangat penting untuk olahraga ini, baik diatas maupun di luar lapangan. Jadi, demi olahraga ini, saya benar-benar berharap bahwa kita bisa melihatnya bermain lagi, setidaknya satu kali lagi,” ungkap Djokovic.

“Saya yakin ia tidak ingin mengakhiri karirnya seperti itu. Saya pikir ia pastinya akan berusaha untuk mengerahkan performa terakhir, percobaan terakhir. Saya tidak yakin cedera apa yang dialaminya dan saya tahu ia telah berurusan dengan cedera lutut dalam beberapa musim terakhir,” tambahnya.