Ilham Akbar Prasetyo Tembok Kokoh Lini Belakang Persebaya U-18
Foto : Ilham Akbar (kiri/PSSI)

Jakarta, HanTer - Kesuksesan Persebaya Surabaya U-18 dalam mengarungi kompetisi usia muda Mola Elite Pro Academy U-18, tak lepas dari peran Ilham Akbar Prasetyo, dia adalah tembok kokoh pertahanan Bajol Ijo Muda, yang kini membawa timnya masuk sampai ke babak semifinal.

“Syukur Alhamdulillah, karena EPA ini sudah kembali berjalan, disini juga ada tim talent scouting, mereka mencari pemain untuk bisa gabung ke tim nasional Indonesia, dan ini juga pengalaman untuk saya ke jenjang yang lebih tinggi, Alhamdulillah langkah kami di kompetisi ini cukup bagus, saya dan teman-teman selalu berusaha maksimal dalam setiap laga,” buka Ilham.

Pada laga 8 besar, Persebaya sukses menang telak atas PSM Makassar dengan skor 3-1. Gol-gol mereka berasal dari Moch. Widi Syarief Hidayatullah pada menit ke-35’dan 47’, kemudian Mohammad Akrom di menit ke-60’. Satu gol Pasukan Ramang Muda dicetak oleh Muh. Dzaki Asraf Huwaidi di menit ke-80+3’.

Peran Ilham sangat terasa di setiap laga yang dijalani oleh Persebaya, dia bekerja keras bersama-sama rekan satu timnya menggalang lini pertahanan supaya tidak banyak kemasukan gol. Dia menghalau setiap bola dan pergerakan lawan yang membahayakan pertahanan timnya.

“Cara kami membangun dan mempertahankan kekompakan, adalah dari kita latihan kita bermain bersama dan saling memberikan semangat, kalau teman ada kesalahan, kita harus saling mendukung, tidak boleh saling menyalahkan dan memarahi,” tuturnya.

Dengan masuk sampai ke babak semifinal, dirinya dan kawan-kawannya tidak mau cepat puas. Dia pun akan terus memperbaiki permainannya dan terus memberikan permainan terbaik.

“Kami tidak cepat puas, tetap terus berusaha, kita harus memperbaiki kesalahan-kesalahan kecil, sehingga pada permainan kami kedepannya, diberikan hasil yang maksimal,” tegasnya.

Dia memiliki target dan tantangan dalam mengarungi kompetisi Mola Elite Pro Academy U-18.

“Target kami tentu ingin juara, dan juga ini ada tim talent scouting, syukur-syukur bisa diambil tim nasional. Target pribadi saya ingin seperti pemain berbakat timnas yang bisa bermain di kompetisi luar negeri, contoh Egy Maulana Vikri, Bagus Kahfi, dll,” kata Ilham.