Lifter Papua Perkasa di Kelas 73 Kg Putra Kejurnas Remaja dan Junior 2021
Foto : Misbahul Munir (tengah)

Bogor, HanTer - Misbahul Munir, lifter asal Papua, tampil perkasa di kelas 73 Kg putra junior dengan menyabet 3 emas pada Kejurnas Angkat Besi Remaja & Junior 2021 yang berlangsung di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/11/2021). 

Munir yang merupakan peraih perunggu di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua lalu, unggul jauh dari lawan-lawannya di tiga kategori angkatan. 

Pada angkatan Snatch, ia berhasil mencatat angkatan terbaik 127 Kg, di angkatan ini medali perak diraih lifter Dimas Prastiyo (Sumut) 95 Kg, dan perunggu diraih lifter DKI Jaya, Joel Prewitt Navero Siregar yang juga berhasil mengangkat barbel seberat 95 Kg. 

Namun, meski berat angkatan nya sama, tapi Dimas berhasil mengangkat beban 95 Kg pada angkatan pertama. 

Di angkatan Clean & Jerk, Misbahul Munir tak tertandingi dengan angkatan terbaik nya 155 Kg, perak diraih Joel Prewitt Navero dengan beban seberat 126 Kg, serta perunggu diraih Leonardo (Banten) dengan angkatan seberat 124 Kg. 

Dengan hasil ini, Misbahul Munir unggul dalam Total Angkatan seberat 282 Kg, perak diraih Joel Prewitt Navero Siregar dengan berat angkatan 221 Kg, dan perunggu diraih Leonardo (Banten) dengan angkatan seberat 218 Kg. 

Misbahul Munir hanya mengalami kegagalan ketika melakukan angkatan ketiga di Clean & Jerk ketika mencoba angkatan seberat 161 Kg. 

"Padahal angkatan ini makanan sehari-hari saya dalam latihan. Bahkan angkatan terbaik saya bisa menembus 165 Kg. Tadi ketika mencoba mengangkat 161 Kg saya hanya kurang push saja. Beg itu juga di angkatan Snatch angkatan terbaik saya 133 Kg," papar Misbahul Munir yang lahir di Jayapura, 9 Februari 2003 itu. 

Di kategori Remaja kelas 73 Kg, lifter DKI Jaya, Joel Prewitt Navero Siregar juga berhasil menyabet tiga emas masing-masing dari angkatan Snatch seberat 95 Kg, Clean & Jerk(126 Kg), serta Total Angkatan (221 Kg). 

Sementara perak diraih lifter Banten, Leonardo angkatan 94 Kg (Snatch), 124 Kg(Clean & Jerk), dan Total Angkatan 218 Kg. Perunggu untuk kelas ini diraih lifter Muhammad Firdaus(DIY) yang mencatat Total Angkatan 180 Kg. 

Keberhasilan Joel Prewitt Navero Siregar, yang jebolan Program PPOP DKI Jaya, merupakan salah satu lifter yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional(PON) Aceh- Sumut 2025 bersama Muhammad Illham Juniar di kelas 61 Kg. 

"Mereka ini merupakan generasi PPOP terakhir yang dipersiapkan menghadapi Popnas yan tertunda hingga 2023 dan PON 2025 mendatang. Karena akan Ada pergantian lagi dengan siswa-siswa yang baru," tandas Samuel Sendy. 

Menurutnya, ia optismitis lifter-lifter DKI Jaya mampu meraih prestasi terbaik di ajang PON 2025 mendatang dengan bermaterikan lifter-lifter terbaik hasil binaan PPOP DKI Jaya. 

"Dengan durasi persiapan selama 4 tahun, cukup bagi kami untuk mempersiapkan lifter yang bukan hanya meraih perunggu. Kami mempunyai generasi yang soap tampil untuk meraih emas," pungkasnya.