Menpora Amali Targetkan Penyerapan Anggaran Kemenpora 97% pada Akhir Tahun 2021 Tercapai
Foto : Menpora Zainudin Amali saat melakukan Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI tentang Realisasi APBN Tahun Anggaran 2021, di Ruang Rapat Komisi X DPR RI Gedung Nusantara 1, Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Jakarta, HanTer - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kemenpora hingga akhir tahun anggaran 2021 mencapai 97% bisa terwujud. 

"Untuk tahun 2021 kami mentargetkan penyerapan anggaran Kemenpora sampai dengan 97% atau naik 2% dari tahun 2020 yang sebesar 95,14%," kata Menpora Amali saat Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI tentang Realisasi APBN Tahun Anggaran 2021, di Ruang Rapat Komisi X DPR RI Gedung Nusantara 1, Jakarta, Kamis (2/12/2021). 

Perbandingan penyerapan anggaran tahun anggaran 2020 dan tahun anggaran 2021 per 1 Desember yakni, posisi per 1 Desember tahun 2020 serapan Kemenpora sebesar 73,10%. Posisi per 1 Desember 2021 serapan Kemenpora sebesar 83,48% atau senilai Rp 2.228.397.819.723 dari PAGU Anggaran Kemenpora sebesar 2.669.304.730.000.

"Jika dilihat perbandingannya memang serapan tahun 2021 lebih cepat karena memang ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan 2021 cukup signifikan yakni PON dan Peparnas Papua. Dan capaian sampai akhir tahun 2020 yakni 95,14%," jelas Menpora Amali.

"Atas nama Kemenpora kami menyampaikan terima kasih atas rapat kerja pada hari ini, dan juga terima kasih atas diskusi serta masukan-masukan yang konstruktif untuk Kemenpora dan kami mohon tetap dikawal dan didukung terus terutama tentang keinginan kita untuk memperjuangkan DAK baik untuk kepemudaan maupun keolahragaan," tutup Menpora Amali. 

Sementara, pimpinan Raker yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti mendorong Kemenpora untuk memastikan daya serap anggaran dengan target 97% tetap memperhatikan prinsip akuntabilitas anggaran, mengingat per 1 Desember 2021 baru mencapai 83,48%. 

"Komisi X DPR RI mendorong Kemenpora berkoordinasi dengan Kemenkeu agar proses pemenuhan kebutuhan anggaran tambahan pada PON dan Peparnas Papua dapat dipenuhi tahun 2021 ini serta tidak mengganggu kinerja capaian penyerapan anggaran TA 2021," kata Agustina.