Benitez dan Rodgers Dibayangi Pemecatan
Foto : Rafael Benitez (ist)

Liverpool, HanTer - Kekalahan menyakitkan dengan skor 1-4 memantik api para pendukung Everton. Itu tak lepas lantaran mereka dipermalukan sang rival, Liverpool, saat mengarungi Derby Merseyside pada pentas Premier League pekan ke-14 di Goodison Park, Kamis (2/12/2021).

Bukan hanya hilang harga diri, kekalahan membuat Everton terpaku di peringkat 14 dengan mengemas 15 poin dari 14 laga yang telah dilalui. Ini menjadi capaian buruk dibanding musim lalu ketika mereka berada dibawah asuhan pelatih Carlo Ancelotti. 

Keputusan manajemen dengan mempercayakan Rafael Benitez pun berbuah bumerang. Sebab sebelum tiba ke Goodison Park, banyak penggemar Everton meragukan kemampuannya. Terlebih, juru taktik Spanyol itu merupakan 'musuh' abadi yang sempat menukangi Liverpool.

Kini, para penggemar Everton nampaknya mulai hilang kesabaran. Mereka menuntut manajemen untuk mendepak Benitez sebelum klub berjuluk The Toffees terpuruk di tangga klasemen. Terlebih, mereka hanya unggul lima poin dari Burnley yang menduduki batas akhir zona merah. 

Melihat banyaknya tuntutan pemecatan terhadap dirinya, Benitez pun angkat suara. “Saya masih memiliki keyakinan [tim] akan melakukannya dengan baik, kami perlu membawa pemain kembali. Kami harus belajar bahwa kami tidak boleh membuat kesalahan seperti ini," katanya dikutip Daily Mail.

Terpisah, ancaman pemecatan juga menghiasi Brendan Rodgers. Itu tak lepas setelah sang pelatih gagal mendongkrak posisi Leicester City sebelum berakhirnya putaran pertama kompetisi. Dimana, dibawah komando Rodgers, The Foxes, julukan Leicester City, terpaku di urutan delaoan dengan mengemas 19 poin. Eka

The Foxes hanya mencatat satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka, membuat mereka terpaut lima poin dari empat besar. Kemudian, selain dua pelatih tersebut, Ralph Hasenhuttl selaku juru taktik Southampton turut masuk dalam proyek pemecatan klub.