Kecaman Bellingham Terancam Sanksi
Foto : Jude Bellingham (kiri/ist)

Dortmund, HanTer - Gelandang Borussia Dortmund, Jude Bellingham tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Felix Zwayer. Protes keras serta kecaman acap dilayangkan pemain internasional Inggris saat mereka menghadapi Bayern Munchen di Signal Iduna Park, Minggu (5/12/2021).

Bellingham bahkan tak segan mengkritik wasit Zwayer dengan menudingnya telah melakukan praktik match-fixing, tepatnya kala Dortmund bersua Bayern Munchen dalam laga bertajuk Der Klasiker yang berbuah kekalahan bagi Die Borussen, julukan Dortmund 2-3 dari sang rival.

Sejatinya, jelas Bellingham, Dortmund layak memenangkan permainan dalam laga itu sekaligus mengkudeta posisi Munchen di puncak klasemen. Akan tetapi, kepemimpinan wasit yang dianggap berat sebelah memaksa target Die Borussen gagal mewujudkan target tersebut. 

Lantas, komentar Bellingham pun mengancam sang pemain terkena sanksi berupa larangan bermain. Dilansir Bild, pengamat wasit Marco Haase telah mengajukan tuntutan terhadap Bellingham dan mantan wasit Jerman Manuel Grafe, yang telah mengkritik Zwayer di masa lalu karena keterlibatannya dalam skandal 2005.

Sebagaimana diketahui, Zwayer pernah dilarang berupa skorsing selama enam bulan karena menerima suap 300 euro dari sesama wasit Robert Hoyzer. Ia kembali menjadi wasit setelah menjalani dan proses rehabilitasi. Namun kepemimpinannya di Der Klasiker membuat Bellingham kecewa. Ia tidak sendiri, pelatih Marco Rose dan beberapa koleganya turut mengkritisi kepemimpinan sang wasit. 

Itu tak lepas setelah wasit memberikan hadiah penalti kontroversi yang berbuah kemenangan bagi Munchen setelah kedua kesebelasan sempat bermain imbang 2-2. Robert Lewandowski yang maju sebagai algojo mampu mengeksekusi tugasnya dan mengubah kedudukan menjadi 2-3 bagi kemenangan The Bavarian.