Persikabo 1973 Tak Mau Kehilangan Angka Lagi
Foto : Para pemain Persikabo 1973 (lib)

Denpasar, HanTer - Kemenangan menjadi harga mati bagi Persikabo 1973 saat meladeni kekuatan Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/22 pekan 19 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (14/1) sore.

Itu setelah, di laga sebelumnya mereka dikalahkan Persebaya Surabaya. Hasil itu membuat Laskar Padjajaran masih tertahan di peringkat 13 dengan 19 poin, dan hanya terpaut empat angka dari PS Barito Putera yang berada di zona degradasi.

Pelatih kepala Liestiadi mengaku telah melakukan evaluasi menyeluruh dan mempersiapkan segala hal menyambut duel dengan Persik. Ia menyebut anak asuhnya memiliki ambisi yang besar untuk meraih tiga poin.

"Saat laga kemarin melawan Persebaya, kami berimbang malah unggul tipis dalam hal penguasaan bola dan shooting. Kami sudah evaluasi tentang proses gol yang terjadi ke gawang kami dan evaluasi untuk menciptakan peluang ke gawang lawan," ucap Liestiadi.

"Persik sebagai tuan rumah tentu ambisi mereka akan luar biasa untuk mengalahkan kami. Kami sudah mempersiapkan segala strategi dan mengantisipasi kekuatan mereka agar kami bisa mendapatkan poin," ujarnya.

"Setiap tim ingin menang dan mendapat poin, apalagi tim kami bisa dikategorikan ada di papan bawah. Jadi tentu ambisi kami meraih tiga poin sangat besar," sambungnya.

Namun demikian, impian Persikabo mengukir kemenangan tidaklah mudah, itu karena mereka mesti mematikan pergerakan bomber andalan Macan Putih, Youssef Ezzejjari, yang menjadi pencetak gol terbanyak klub dengan 12 gol.

"Pemain yang wajib diwaspadai saya rasa Ezzejjari karena dia top skorer Persik. Waktu pertemuan pertama dia juga mencetak dua gol ke gawang kami. Tentu dalam hal ini dia pemain yang sangat diwaspadai, terlepas dari itu juga pemain lain seperti pemain sayap kanan dan kiri juga kami waspadai," terang Liestiadi. (lib)