Begini Cara Menstaking dan Unstaking OKB pada Fitur OKExChain 

Safari
Begini Cara Menstaking dan Unstaking OKB pada Fitur OKExChain 

Jakarta, HanTer - OKExChain Indonesia telah mencetak 10 juta Token OKExChain (OKT) dimulai pada 31 Desember 2020.

"Menyusul dengan pencetakan OKT tahap awal tersebut, pemegang OKB dapat mempertaruhkan OKB-nya untuk mengklaim OKT hingga 13 Januari 2021, pukul 23:00 (JKT)," ujar Jay Hao, Owner OKExChain Indonesia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Untuk pencetakan OKT awal, OKExChain merilis peraturan perhitungan yang dapat dilakukan melalui beberapa langkah. Yaitu, OKT yang dicetak dihitung secara real time dan dapat ditarik kapan saja. Kemudian tingkat rilis per jam untuk pengguna: Jumlah OKB pribadi yang distaking/jumlah total OKB yang distaking  OKT yang baru dirilis per jam.

Misalkan, jika pengguna staking 100 OKB, dan jumlah total OKB yang distaking pada saat itu adalah 100.000, dan jumlah OKT yang dirilis per jam adalah 10.000, maka koleksi OKT per jam pengguna = 100 / 100.000 * 10.000 = 10 OKT.

Jay menyebutkan OKExChain menawarkan infrastruktur yang aman dan efisien untuk membuat DApps (decentralized apps) yang memungkinkan perdagangan on-chain yang mulus dari aset dalam ekosistem pertukaran nilai lintas rantai.

"OKExChain adalah rantai perdagangan sumber terbuka dan berkinerja tinggi pertama di dunia, OKExChain adalah langkah selanjutnya dalam perdagangan terdesentralisasi, memungkinkan orang untuk memperdagangkan apapun secara on-chain sambil tetap memegang kendali penuh atas aset mereka," ungkap Jay.

Cara Staking dan Unstaking

Proses staking OKB dapat dilakukan sebelum pencetakan awal dimulai. Peserta mentransfer OKB ke akun pendanaan terlebih dahulu. Kemudian masuk ke situs web resmi OKEx dan klik “Keuangan”> “Jumpstart”. Setelah pencetakan awal dimulai, klik “Stake now”, masukkan jumlah OKB yang ingin distaking, dan konfirmasi. Beberapa saat kemudian OKT sudah diterima peserta.

Untuk proses unstaking dapat dilakukan dengan cara klik “Klaim” untuk menerima OKT yang tersedia, yang akan disimpan di akun pendanaan peserta. Selanjutnya klik “Unstake” untuk melepaskan OKB kapan saja.

"OKB yang tidak distaking akan secara otomatis dikembalikan ke akun pendanaan peserta. Hanya OKB yang tersedia di akun pendanaan yang dapat digunakan untuk staking. Karena itu, peserta diharapkan mentransfer OKB lebih dulu ke akun pendanaan," jelas Jay.

Staking OKB akan dibekukan dan dapat dibatalkan kapan saja, setelah itu akan tersedia di akun pendanaan peserta. Setelah sesi pencetakan ini selesai, semua OKB yang distaking akan secara otomatis dicabut dan dibekukan.
Selain itu, hadiah apa pun yang diperoleh yang tidak diklaim secara manual akan ditransfer secara otomatis ke akun pendanaan peserta.

Jay menambahkan OKExChain adalah protokol blockchain yang dikembangkan untuk menyediakan infrastruktur yang aman dan efisien untuk pembuatan aplikasi yang terdesentralisasi, terutama layanan yang berfokus pada perdagangan on-chain.

Selain itu, ada delapan fitur inti OKExChain yang ditawarkan kepada peserta. Yaitu kinerja tinggi, desentralisasi tata kelola, konsensus berbasis komunitas, daftar biaya persetujuan, perdagangan lintas platform, kompatibilitas EVM, gerbang lintas rantai dan spot dan derivatif.

Dengan biaya operasional dan biayanya yang rendah, serta pengalaman pengguna yang dapat diakses, OKExChain juga menyediakan ekosistem nilai tukar yang besar dan sangat dioptimalkan untuk kinerja perdagangan terbaik.

"Tim OKExChain berterima kasih kepada semua pengguna atas dukungan setia, dan menyambut semua orang di komunitas OKExChain dengan harapan dapat tumbuh dan membangun masa depan secara bersama," pungkas Jay.